Lokasi lobang tambang emas tradisional di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara.

PedomanBengkulu.com, Lebong –
Masyarakat Kabupaten Lebong digemparkan dengan informasi kejadian dugaan keracunan di dalam lobang tambang emas tradisional di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara. Sabtu (08/03/2020) sekitar pukul 13.30 WIB terjadi kecelakaan kerja yang menimpa pekerja lobang penambangan emas tradisional diduga akibat kekurangan oksigen yang membuat pekerja mengalami keracunan udara.

Dari kejadian tersebut, terdapat tiga korban yang meninggal dunia, Doni (34) Warga Desa Tunggang, Asmawi als mawi (50) Warga Desa Lebong tambang dan Heri (45) Desa Lebong Tambang.

Sementara masih ada 12 korban saat ini masih mendapat perawatan medis 4 korban dirawat di Puskesmas Muara Aman dan 8 korban dirujuk ke RSUD Lebong. Adapun data-datanya meliputi
Yodi (30) warga Desa Tunggang, Supriyadi (45) Lebong Tambang, Dedi Dahmudi (39) Ladang Palembang, Supian (34) Ladang Palembang, Supandi bin supian (18) Ladang Palembang, Sari (40), Ladang Palembang. Yulian als Juriak (37) Lebong Tambang. Insanir als ujang (45) Lebong Tambang, Junaidi, (32) Dessa Lebong Tambang, Vero (25) Tanjung Agun, Dedi (45) Desa Ladang Palembang dan terakhir Ashari, (40) warga Ladang Palembang.

Mendapati laporan adanya kecelakaan kerja di lokasi setempat, Pihak Kepolisian Resort Lebong bersama warga langsung melakukan evakuasi mengeluarkan para korban dari dalam lobang tambang. Kemudian melarikan para korban untuk mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Muara Aman dan RSUD Lebong.

“Proses evakuasi oleh tim Polri, TNI dan gabungan masyarakat setempat,” sampai Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kabag Ops AKP Rafenil kepada PedomanBengkulu.com Sabtu (8/3/2020) sore.

Evakuasi korban

Dikatakan Rafenil, dari korban sebanyak 15 orang terdiri dari 6 orang penambang dan 9 korban yang ingin menolong para korban yang mengalami keracunan oksigen.

“Yang meninggal dunia 3 sebanyak 3 orang, sisanya dirujuk ke RSUD Lebong dan dirawat di Puskesmas Muara Aman,” beber Rafenil.[Supriyadi]