Ruangan Isolasi sementara di RSUD Lebong jika terdapat suspek corona, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit rujukan Corona.

PedomanBengkulu.com, Lebong – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong, Rahman menyebutkan sampai saat ini di Kabupaten Lebong, masih nihil adanya pasien positif terkena virus corona. Namun pihaknya tetap berusaha untuk mengantisipasi dan pencegahan, bahkan pihaknya sudah melakukan screening kepada 69 orang sudah yang kebetulan dari perjalanan luar daerah untuk mencegah terkait virus Corona. Dari hasil Screening tersebut, 67 orang dinyatakan kondisi sehat tetapi tetap masuk pantauan tim gugus corona Kabupaten Lebong.

“67 sehat dan 2 orang lagi hasil Screening masuk dalam ODP, sekarang masih diisolasi dirumah masing-masing,” beber Rahma kepada PedomanBengkulu.com Senin (23/3/2020) siang.

Dijelaskan Rahman, dalam upaya pencegahan pihaknya memang tidak ingin kecolongan, untuk itu setiap harinya terus melakukan koordinasi. Termasuk pantauan dan saling informasi setiap ada warga yang baru pulang dari luar daerah, khususnya daerah yang ada pasien Corona akan langsung didatangi.

“Terkait kedatangan warga dari perjalanan luar daerah, informasinya cepat kita dapatkan dari Kades, Lurah, Camat dan Puskesmas maupun Polsek setempat. Makanya setiap info masuk langsung kita tindak lanjuti,” ucapnya.

Walaupun belum ada yang positif terpapar virus Corona, lanjut Rahman, pihaknya tetap mengajak masyarakat untuk tetap waspada dengan tetap memberlakukan pola hidup sehat dan menjaga jarak dengan orang sekitar.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan informasi dan dukungan dari masyarakat, mudah-mudahan Kabupaten Lebong tetap dalam status negatif Corona,” harapnya.

Sementara itu, kendati pun bukan Rumah Sakit rujukan penanganan virus corona, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong tetap menyiapkan ruangan isolasi bagi pasien yang saat di periksa ternyata suspek corona.

“Ruangan isolasi ini sebagai langkah antisipasi jika memang ada pasien terpapar virus Corona. Ruangan ini juga merupakan ruang tunggu khusus pasien, sebelum dijemput pihak Rumah Sakit rujukan penanganan corona itu sendiri,” ungkap Kasubbag Kepegawaian dan Humas RSUD Lebong, Feri Hodlin.

Dikatakan Feri, sejauh ini memang ada orang dalam pengawasan (ODP) corona, yang dibawa pihak medis Puskemas hanya untukmu checkup. Tetapi langsung diperbolehkan pulang, untuk diisolasi dirumah selama 14 hari.

“Karena sebenarnya, jika Puskesmas menemukan indikasi PDP (pasien dalam pengawasan) bisa juga langsung berkoordinasi dengan RS rujukan, tanpa harus chek up ke RSUD Lebong. Tetapi jika sudah dibawa (Ke RSUD Lebong,red), kita siapkan ruang isolasi sementara tersebut,” pungkasnya.[Supriyadi]