PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Masyarakat Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan pemblokiran akses jalan yang sehari-hari dilewati perusahaan PT Riau Agrindo Anggung (RAA) dengan melakukan penghadangan jalan.

Ratusan warga kecamatan Bang Haji lakukan aksi pemblokiran jalan, menutup aktivitas produksi peeusahaan PT RAA dalam bentuk menuntut hak masyarakat dan kewajiban perusahaan terhadap daerah.

Di sampaikan Wali (48) selaku koordinator aksi, masyarakat menutut:
1. PT RAA harus terbuka tentang HGU perusahaan sesuai undang-undang yang berlaku.
2. PT RAA harus memperkerjakan atau memprioritaskan penduduk pribumi.
3. PT RAA Wajib memberikan CSR terhadap desa-desa di sekitar perusahaan.
4. PT RAA harus melakukan pembebasan lahan sesuai prosedur.
5. PT RAA harus memperhatikan dampak lingkungan.
6. PT RAA harus merealisasikan kebun Plasma.
7. PT RAA harus merawat akses jalan yang dilalui perusahaan.

“Ada Tujuh poin, tuntutan masyarakat terhadap perusahaan terkait hak masyarakat dan kewajiban perusahaan terhadap daerah,” disampaikan Wali kepada PedomanBengkulu.com, Sabtu (07/03).

Ia juga menambahkan, selama ini pihak perusahaan hanya melakukan aktivitas tanpa memperdulikan desa-desa yang ada di kecamatan Bang Haji.

“Dinilai dari persenan, selama ini PT hanya melakukan kewajibannya sekitar 5%. Terhadap tuntutan yang masyarakat sampaikan.” tutupnya.

Pemblokiran ini pun akan dilakukan terus jika perusahaan tidak memenuhi tuntutan masyarakat dalam kewajibannya. [Hendri]