Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikelola Kementerian Sosial dan resmi bertransformasi menjadi Program Sembako, dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) hari ini dilakukan launching perdana di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara oleh Menteri Sosial Juliari, Senin (2/3/2020).

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat yaitu untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara dan jumlah yang menerima program sembaku tersebut sebanyak 19.459 keluarga penerima manfaat (KPM).

Juliari P. Batubara Menteri Sosial bersama Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian secara simbolis memberikan bantuan salah satunya 19 Unit Kendaraan Dinas Operasional Pendamping PKH, memberikan bantuan Laptop kepada Forum Tagana dan Penyerahan 3.430 Piagam Graduasi Mandiri.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara dalam sambutannya mengharapkan dengan adanya program tersebut masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara dapat lebih sejahtera.

“Kehidupan di Kabupaten Bengkulu Utara harus rukun, jangan ada konflik sosial sehingga kehidupan tenang, rukun dan damai, kita mengharapkan itu. Tahun ini keberhasilan program KPM ditandai dengan penurunan penerima KPM dari 15,6 juta turun 400 ribu menjadi 15,2 juta,” ungkap Menteri Sosial.

Diwaktu yang bersamaan, Bupati Bengkulu Utara Ir. Mian mengatakan kemiskinan di Bengkulu Utara semakin menurun dengan program bantuan sembako, dan pada tahun ini mengalami peningkatan nominal.

“Alhamdulilah melalui bantuan Kementerian Sosial yang sudah kita dapatkan 4 tahun terakhir ini angka kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara menurun dari 14,98 % menjadi 11,68%, Artinya intervensi dari Kementerian Sosial ini sangat berpengaruh, sekarang 1300 yang telah bergraduasi dari 19 ribu artinnya mereka sudah mandiri,” ungkap Bupati.[Sugeng/Rilis]