Pedomanbengkulu.com, Seluma – Ruang kelas SD Negeri 120 Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma, yang rusak karena ditimpa pohon roboh akan diperbaiki. Akan tetapi perbaikan gedung yang rusak dibagian atap dan plafon tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni sebesar Rp 700 juta. Kebutuhan anggaran perbaikan tersebut diketahui setelah tim teknis dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma menurunkan tim teknis ke sekolah yang rusak.

“Setelah dilakukan penghitungan biaya material perbaikan, jumlah dana yang dibutuhkan mencapai Rp700 juta, agar atap bisa diperbaiki dan ruang kelas digunakan seperti sedia kala,” jelas Kepala Dispendik Kabupaten Seluma, Emzaili Hambali, Selasa (10/3/2020).

Sementara itu anggaran untuk memperbaiki kerusakan tersebut, tidak bisa dimasukkan ke APBD 2020 karena tahun anggaran sudah berjalan, Dispendik akan mengupayakan agar dana perbaikan bisa didanai dari APBD-P 2020 mendatang. Begitu juga menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah ditetapkan desember 2019 lalu, dan hanya tinggal disalurkan ke sekolah.

“Anggarannya diusulkan di APBD P, karena sudah tidak bisa dimasukkan ke APBD 2020,” jelas Emzaili.

Adapun kerusakan tidak terjadi pada bagian dinding, dan hanya di bagian di atap dan plafon saja. Namun kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan di ruang darurat, yakni ruang mushala.

Peristiwa pohon roboh yang menimpa ruang kelas IV SDN 120 terjadi pada kamis (5/3/2020) kemarin. Pohon roboh saat hujan dan angin kencang melanda wilayah Sukaraja, sekitar pukul 16.00. Tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat kejadian tersebut. [IT2006]