PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Setelah melakukan pemblokiran jalan, masyarakat Kecamatan Bang Haji akhirnya melakukan mediasi dengan PT Riau Agrido Agung (RAA), Sabtu (7/3/2020).

Datang langsung ke lokasi pemblokiran jalan, Budi Pimpinan PT RAA menampung inspirasi masyarakat dengan mengajak negosiasi di kantor PT RAA. Dalam kesempatan ini datang langsung pihak kepolisian Kapolsek Pondok Kelapa Iptu Sagiran dan Babinsa Koramil 407-01/Pondok Kelapa.

Lima orang warga Bang Haji yang mewakili masyarakat ikut dalam pertemuan negosiasi tersebut meyampaikan poin-poin yang menjadi tuntutan masyarakat.

“Ada tiga poin pokok menjadi tuntutan masyarakat tadi, yaitu menutut perbaikan jalan, menutut CSR dan menuntut pencemaran lingkungan. Hal itu kita siap menyanggupinya dan akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini,” ungkap Budi.

Negosiasi yang berlangsung kurang lebih dua jam itu akhirnya menemukan kesepakatan antara pihak perusahaan dan masyarakat.

“Kami di sini selaku penengah, berharap tindakan-tindakan inspirasi seperti ini tidak ada tindakan anarkis. Akhirnya kita menemui kesepakatan bersama antara masyarakat dan pihak PT RAA,” ungkap Iptu Sagiran.

Setelah ada kesepakatan, warga langsung melakukan pembongkaran portal dan pohon-pohon yang digunakan untuk pemblokiran.

“Dengan ada kesepakatan tadi, kami melakukan pembongkaran portal jalan. Agar pihak PT bisa beraktivitas lagi,” ujar Wali selaku kordinator aksi.[Hendri]