Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Emilwan Ridwan, SH. MH

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Emilwan Ridwan, SH. MH menyatakan pihaknya akan melakukan pendampingan kepada Pemerintah Kota Bengkulu dalam percepatan penangan Covid-19 atau Virus Corona terutama pendampingan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran secara optimal.

“Memang sudah disampaikan kepada kita Pemerintah Kota Bengkulu meminta bantuan pendampingan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran. Tentunya kami merespon cepat, dan kita sudah membentuk tim pendampingan hukum yang di ketuai Kasi Datun dalam upaya membantu Pemerintah Kota Bengkulu dalam percepatan penanganan wabah Covid-19,” kata Emilwan Ridwan saat diwawancarai di Kantornya, Rabu (8/4/2020).

Emilwan Ridwan menilai upaya percepatan penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Kota Bengkulu sudah sesuai dengan Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Intruksi Mentri Dalam Negeri (Mendagri) tentang percepatan penanganan Covid-19. Dalam percepatan penanganannya ada tiga item yaitu pertama penanganan kesehatan yang kaitanya dengan pembangunan Rumah Sakit isolasi, penyediaan alat-alat perlengkapan.

Kedua masalah dampak ekonomi akibat Covid-19, dan pihaknya segera mendorong masyarakat yang terkena dampak covid-19 yakni memudahkan masyarakat dalam pembayaran-pembayaran angsuran, cicilan, kredit yang terhambat akibat pandemi ini karena praktis masyarakat tidak bekerja.

“Tentunya pemerintah yang tergabung dalam gugus covid ini mendorong dan membantu masyarakat. Kemudian yang ketiga terkait dengan jaring penanganan sosial yang berkaitan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Tiga poin itu yang kita coba untuk membantu Pemerintah Kota Bengkulu merefocusing kegiatan dan realokasi anggarannya sehingga masyarakat yang terdampak kembali normal dan tidak merasa kesulitan akibat daripada covid-19,” ungkap Emilwan Ridwan.

Emilwan Ridwan menyebutkan, dalam catatan dalam percepatan penanganan Covid-19 anggarannya sebesar 204 Miliar. Namun itu akan dikaji karena mengingat prosedurnya pengajuannya tidak mudah harus disesuaikan dengan Rencana Kebutuhan Biaya apakah nantinya mengakomodir tiga item tersebut.

“Kalau memang itu terpenuhi maka harus kita siapkan. Saya kira Pemerintah Kota Bengkulu bagus dalam hal ini, karena betul-betul untuk membantu masyarakatnya agar tidak terkena wabah Covid-19 dan juga tidak terkena dampaknya,” jelas Emilwan Ridwan. [Anto]