Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong- Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, telah menginstruksikan kepada petugas di 3 Posko Covid-19 Wilayah Rejang Lebong agar memperketat pemeriksaan seluruh pendatang. Hal ini dilakukan karena saat ini wilayah kabupaten dan Kota yang bertetangga dengan Rejang Lebong telah masuk Zona Merah. Selama ini petugas Posko hanya melakukan pemeriksaan terhadap penumpang Bus maupun Travel yang masuk ke RL sedangkan pendatang yang masuk menggunakan Sepeda Motor tidak diperiksa.

“Kita berupaya mempertahankan Rejang Lebong tetap Zona Hijau Covid-19, Untuk itu saya sudah instruksikan kepda petugas di Posko Covid-19 di PUT, Kota Padang dan Terminal Merigi agar lebih memperketat pemeriksaan terhadap pendatang ke Rejang Lebong. Khusus untuk Posko PUT, Siapa pun yang masuk walaupun dari Rejang Lebong yang berbelanja ke Lubuk Linggau harus di Cek. Seluruh pendatang baik penumpang Bus, Travel, maupun pengendara Roda dua seluruhnya dicek. Ini sebagai langkah Antisifasi agar RL tetap Zona hijau. Seperti kita ketaui bersama saat ini kota Lubuk Linggau dan Kepahiang sudah masuk Zona Merah jadi saya instruksikan agar pengecekan lebih diperketat,” kata Bupati.

Ditambahkan Hijazi, ia juga telah meminta seluruh petugas untuk mengimbau pendatang dari Pulau Jawa untuk dipulangkan dulu ke daerah asalnya.

“Semua keluar masuk ke RL diperiksa, karena ini untuk kesehatan dia juga dan kesehatan masyarakat Rejang Lebong. Kita bukan menolak warga luar datang ke Rejang Lebong tapi menunda dulu karena saat ini kondisinya lagi belum tepat. Kalau ada penolakan dari pendatang ini untuk diperiksa, Saya minta ditindak oleh aparat hukum. Lebih baik kita isolasi di sel daripada nanti menimbulkan masalah bagi warga Rejang Lebong,” kata Hijazi.

Terkait Warga Rejang Lebong yang datang dari Luar, Bupati mengatakan tidak bisa menolak tapi Alhamdullilah saat ini seluruh pemerintah desa sudah menyiapkan tepat Isolasi mandiri di wilayahnya masing-masing.

“Kita juga mengimbau keluarga yang masuk notifikasi ini agar mengingatkan untuk melakukan isolasi mandiri,” pungkas Bupati. [Julkifli Sembiring]