PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu melakukan Rapid Test 34 tenaga kesehatan yang bekerja di dalam penangan Corona Virus (Covid-19), satu diantaranya reaktif positif. Salah satu petugas (LH) saat ini diminta melakukan isolasi secara mandiri sembari menunggu hasil tes Swab yang dikirim ke Palembang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, saat melangsungkan konferensi pers, pada Jumat (17/04/2020).

“Hasil rapid test dari 34 tenaga kesehatan menjalani pemeriksaan ternyata ada satu yang reaktif. Tentu ini akan kita pelajari dan segera menjalani Swab serta melakukan isolasi secara mandiri,” jelas Kadinkes Pemlrov, Herwan Antoni saat konferensi pres.

Terhadap temuan ini, Dinkes akan melakukan penelurusan riwayat perjalanan LH baik di tempat kerja, maupun riwayat perjalanan di dalam kota maupun di luar kota.

“Kami saat ini belum begitu mendalami karyawan kita (LH, red) yang bekerja difasilitasi kesehatan dan besok akan didalami lagi, serta akan dilakukan pengiriman hasil swab rapid test,” pungkas Herwan Antoni.

Ditempatkan yang berbeda, juga disampaikan salah satu petugas kesehatan Rumah sakit M Yunus (RSMY) yang tidak ingin disebutkan namanya, yang membenarkan bahwa ada salah satu petugas setelah melakukan rapid test reaktif covid-19 dan saat ini sedang mengisolasi secara mandiri.

“Saat ini memang sudah menjalani isolasi secara mandiri, kalau yang di wisma haji memang sudah dari kemaren banyak petugas di isolasi, semua petugas yang ikut mengurus pasien positif yang meninggal kemaren diisolasi,” jelasnya. [Soprian]