Walikota Bengkulu H Helmi Hasan.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu setelah melangsungkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perum Bulog pada pada senin (13/04/2020) terkait bantuan sosial akibat Corona virus (Covid-19). Saat ini stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Bengkulu.

Disampaikan oleh Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, berdasarkan data dari Dukcapil Kota Bengkulu ada 105.175 kepala keluarga (KK) yang akan menerima bantuan.

“Berdasarkan data dari Dukcapil, ada 105.175 KK se Kota Bengkulu. Masing-masing KK atau rumah tangga berhak mendapat 20 Kg beras dan 2 dus mie instan,” jelas Walikota Bengkulu Helmi Hasan, pada selasa (14/04/2020).

Jumlah sembako beras, sambung Helmi, akan pemkot salurkan berdasarkan jumlah KK dan saat ini sudah tersedia sebanyak 2.103 ton beras.

“Total beras yang harus disediakan 2.103.500 Kg (2.103 Ton). Beras tersebut dipacking dalam karung per 5 Kg. Sementara Kemampuan produksi Perum Bulog 200 ton per minggu. Setara dengan 40.000 karung beras,” ringkas Helmi Hasan.

Maka pembagian sembako dan mie instan bertahap 40.000 setiap minggu. Sehingga dibagi dalam tiga tahapan.

Tahap I (18 April 2020)
Kecaamatan Teluk Segara
Kecamatan Muara Bangkahulu
Kecamatan Sungai Serut
Kecamatam Kampung Melayu

Tahap II (25 April 2020)
Kecamatan Ratu Samban
Kecamatan Selebar
Kecamatan Gading Cempaka

Tahap III (2 Mei 2020)
Kecamatan Ratu Agung
Kecamatan Singaran Pati

Saat ini Ketua RT sedang melakukan pendataan. Lurah dan camat sedang bekerja keras mempersiapkan pendistribusian. Dengan melibatkan seluruh perangkat kelurahan, kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, Risma dan Karang Taruna. [Soprian/Adv]