PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyatakan bahwa setiap harinya di Provinsi Bengkulu ada penambahan kasus Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) Coid-19 atau virus Corona dan kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid-19. Hal ini disampaikan saat konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Sabtu (4/4/2020).

Herwan Antoni mengatakan, penambahan kasus ODP berdasarkan data lapiran dari Kabupaten maupun Kota yang merupakan hasil investigasi penyelidikan tim survei lapangan yang ada di Kabupaten maupun Kota. Data yang disampakan terlebih dahulu di verifikas ulang oleh tim survei yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sebelum disampaikan ke pusat.

“Terjadinya peningkatan kasus ODP dan PDP ini artinya tim kita gugus tugas dan sebagainya telah bekerja dengan baik. Kemudian intinya bahwa kesadaran masyarakat kita yang berinisiatif untuk melakukan pemeriksaan di posko-posko kesehatan. Kemudian kami terus mengimbau kepada masyarakat kasus covid-19 ini dapat kita cegah dan kita putuskan mata rantainya. Maka apa yang sudah diimbaukan oleh pak Gubernur, pak bqupati dan pak Walikota dan semua komponen agar di jalankan,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni mengungkapkan, pihaknya bersama pihak terkait lainnya terus melakukan upaya pencegahan dan upaya memutus mata rantai Covid-19 yakni pintu-pintu masuk ke Bengkulu selalu dilakukan pemantauan dan orang yang bepergian dari luar daerah dilakukan pemeriksaan dan pemantauan identitas. Menurutnya, hal itupun tidak cukup untuk memutus mata rantai Covid-19, oleh karena itu setiap orang yang baru masuk harus disiplin dan memiliki kesadaran untuk menyampaikan kepada tim pemantau yang ada di Kelurahan maupun Kecamatan. Herwan Antoni juga menegaskan kepada masyarakat
yang punya riwayat bepergian dari luar daerah terutama dari daerah zona merah agar dapat memberikan informasi yang jujur ketika melaporkan riwayat bepergian, dan apabila pernah kontak dengan orang yang positif agar segera memberikan informasi tersebut ke pihak kesehatan terdekat.

Kemudian bagi yang melakukan isolasi mandiri dirumah agar disiplin tetap berada dirumah, tidak keluar rumah dan mematuhi protaf dan protokol isolasi mandiri. Salah satunya adalah menjaga jarak dan berlakukan hidup sehat degan cuci tangan sesuai yang dianjurkan, memakai masker dan tidak menggunakan alat makan yang bersamaan dengan anggota keluarga yang lain serta biasakan untuk berjemur pada jam-jam yang baik untuk mendapatkan imunitas.

“Ini harus dilakukan disiplin selama 14 hari, tidak kontak dengan orang diluar. Kalau ini semua dilaksanakan dengan baik insyaallah mata mata rantai covid 19 dapat kita atasi,” ucap Herwan Antoni.

Herwan Antoni juga menyatakan, untuk kasus PDP penanganannya harus di lakukan sebaik mungkin. Terutama perawatan-perawatan baik di Rumah Sakit rujukan Kabupaten dan rujukan yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Bengkulu dan Rumah Sakit rujukan Covid-19 yang telah ditentukan oleh pusat, yang harus benar-benar dapat menjalankan pelayanan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing masing.

“Pastikan setiap ODP maupun PDP dapat dipastikan secara berjenjang dan memastikan kesehatan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)  yang lengkap dan pastikan melaksanakan tugas desuai dengan protaf.
Bagi masyarakat agar selalu tenang tidak panik dan tetap waspada dan yang terbaik dalam disituasi sekarang ini  adalah dirumah dan laksanakan apa yang telah dianjurkan Pemerintah,” terang Herwan Antoni.

Bersadarkan rilis terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu hari ini, ada penambahan 20 kasus ODP Covid-19 dan ada 2 kasus PDP Covid-19. Untuk total kasus ODP sebanyak 367 orang. ODP yang dinyatakan sehat sebanyak 111 orang dan ODP yang masih dalam pemantauan sebanyak 254 orang. Sedangkan kasus PDP sampai hari ini total sebanyak 10 orang. PDP yang  dinyatakan sehat 2 orang PDP yang menjadi kasus konfirmasi 2 orang, dan PDP meninggal 3 orang. Dalam hal ini total seluruh kasus di provinsi Bengkulu sampai dengan hari ini sebanyak 355 orang. [Anto]