Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Jajaran Polres Rejang Lebong, Jumat (17/4/2020) berhasil menangkap pasangan suami Istri spesialis pencurian mobil pickup. Dari tangan ND (28) dan istrinya NK (28) Warga Desa Tanjung Heran Kecamatan Sindang Beliti Ulu, diamankan 2 unit mobil Pick Up Carry dengan nomor polisi BG 9124 TAE dan BG 9674 GC, 1 unit sepeda motor Revo BG 3406 GAA serta berbagai macam kunci dan obeng.

Kapolres AKBP Dheny Budhiono didampingi Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, kedua pelaku tersebut diamankan pada saat hendak melakukan transaksi jual beli mobil hasil curian di sekitar jembatan Desa Tanjung Heran.

“Kedua pelaku ini kita tangkap setelah ada informasi dari masyarakat, mendapat informasi ini tim gabungan Sat Reskrim, Satres Narkoba dan Sat Intel langsung turun ke TKP dan berhasil mengamankan kedua pelaku dan barang bukti mobil Suzuki Carry BD 9124 TAE dan 1 Sepeda Motor yang digunakan oleh NK untuk menjemput suaminya di lokasi kejadian. Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam jok sepeda motor tersebut ditemukan 1 buah tas yang berisi obeng yang diduga digunakan untuk alat congkel dan kunci T dan kunci segi tiga. Keduanya langsung kita amankan berikut barang bukti ke Mapolres Rejang Lebong,” ujar Kapolres, Sabtu (18/4/2020).

Ditambahkan Kapolres, kedua tersangka ini diduga merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi yang melakukan aksinya di wilayah Rejang Lebong, Lubuk Linggau, Musirawas hingga ke Lahat.

“Kita masih melakukan pengembangan terkait pencurian yang dilakukan kedua tersangka ini wilayah Rejang Lebong, kita juga bekerja sama dengan Polres lain di wilayah Sumsel untuk menginventarisir lagi kelompok-kelompok mereka ini, karena indikasi mereka ini kelompok antar provinsi,” kata Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, untuk barang bukti yang diamankan dari tersangka ini tenyata ada laporan di Polres Lahat. Diyakini tersangka ini juga beraksi di wilayah Rejang Lebong.

“BB laporannya di Polres Lahat, makanya nanti akan kita koordinasikan, kami yakin tersangka ini juga beramain di wilayah Rejang Lebong, makanya kita akan dalami dulu, kami lidik lebih jauh lagi akan keterlibatan yang lain termasuk akan kemana barang-barang yang mereka dapatkan dijual,” lanjut Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan dari hasil pemeriksaan sementara tersangka ND dalam aksinya bertindak sebagai Pemetik atau pelaku pencurian, sedangkan NK ikut terlibat membantu suaminya.

“Mereka ini sepesialis pencurian kendaraan bermotor jenis Pickup. Untuk Mobil yang kita amankan dari tangan tersangka ini hendak dijual dengan harga Rp 15 juta. Kalau harga normal di pasaran Mobil CarryPickup dengan kondisi yang sama dengan yang hendak dijual tersangka ini sekitar Rp 30 juta – Rp 40 Juta,” kata Kasat.[Julkifli Sembiring]