PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah — Kinerja Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Tengah (Benteng) patut diapresiasi. Pasalnya, pihaknya berhasil menangkap seorang residivis Kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) inisial DD yang baru keluar dari Lapas.

Namun kali ini DD ditangkap terkait kasus yang berbeda yaitu kasus penggelapan kendaraan bermotor yang dilakukannya pada Minggu 26 April 2020 sekira pukul 11.30 WIB di Parkiran Toko Alfamart Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah, Iptu Rahmat saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2020) mengatakan, dalam kasus dugaan penggelapan tersebut, pelaku berpura-pura ingin membeli sepeda motor korban jenis Yamaha Vixion warna merah, BD 6475 YC.

Kemudian pelaku membawa sepeda motor korban dengan alasan ingin mengetes mengendarainya. Setelah korban memberikan kunci kontak motor, pelaku langsung kabur ke arah Bengkulu. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.16.000.000,-(enam belas juta rupiah) dan korban melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Setelah menerima laporan dari korban Anggota Satreskrim Polres Bengkulu Tengah langsung bergegas melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku di Kampung Bali Kota Bengkulu di rumah kosnya. Namun ketika itu saat akan ditangkap, pelaku mengetahui kedatangan anggota dan langsung kabur melarikan diri.

Kemudian Anggota Satreskrim Polres Bengkulu Tengah terus bekerja keras melakukan pengejaran namun belum membuahkan hasil. Pengejaran pun masih terus dilakukan dan petugas mendapatkan keberadaan pelaku yang ketika itu mengarah ke Pagar Jati.

Kemudian Kasat Reskrim menghubungi Anggota Polsek Pagar Jati. Namun pelaku berhasil menerobos dengan menggunakan motor milik korban. Pengejaran terus berlanjut hingga akhirnya keesokan harinya keberadaan pelaku diketahui yakni di Padang Jaya.

Kemudian Kasat Reskrim langsung menuju lokasi dimaksud dan dilakukan penyelidikan. Sekitar pukul 17.00 WIB pelaku keluar dari persembunyian di rumah salah satu warga. Melihat anggota datang pelaku langsung kabur kearah Polsek Air Besi dan dilakukan pengejaran. Dengan dibantu anggota Polsek Air besi tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

“Tersangka terpaksa ditindak tegas secara terukur karena berusaha kabur saat akan ditangkap,” ujarnya.

Rahmat Menambahkan, tersangka dikenakan Pasal 378 atau 372 KUHPidana  tentang Penipuan atau Penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara. [Anto]