PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu melakukan Halal Bihalal secara daring di Ruang Rapat Sekretariat pada pukul 13.00 hingga 14.00 WIB, pada hari Selasa, 26 Mei 2020, menggunakan aplikasi zoom meeting bersama dengan 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Apriyanto selaku moderator menyampaikan informasi untuk Bawaslu Kabupaten Kota tetap melaksanakan fungsi pengawasan selama masa pandemi Covid-19. Halal Bihalal sekaligus membahas kegiatan pengawasan di Bawaslu mulai berjalan kembali setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Kordiv Hukum, Humas dan Datin Dodi Herwansyah mengatakan, pada Kegiatan Halal bihalal daring tersebut, walaupun masih dalam pandemi Covid-19 kita tetap menjalankan fungsi sebagai pengawasan.

“Bagaimana melakukan fungsi kita dalam menghadapi bansos dan fungsi pengawasan terhadap media sosial, kita harus tetap memantau media sosial setiap saat. Fungsi pengawasan kita harus tetap berjalan,” jelas Dodi Herwansyah.

Dodi Herwansyah berharap agar fungsi-fungsi tersebut harus diketahui oleh masyarakat dan juga untuk memastikan fungsi masing-masing di Bawaslu Kabupaten dan Kota.

“Dalam waktu dekat kita akan mengetahui keputusan terkait pelaksanaan pilkada akan tetap dilaksanakan pada bulan Desember atau ditunda, kira-kira dua atau tiga hari kita akan mengetahui keputusannya,” ujarnya.

Patimah Siregar, selaku Kordiv Pengawasan dan Hubal mengatakan, selama masa pandemi, Bawaslu tetap melakukan fungsi pengawasan sebagaimana mestinya.

“Hari ini kita kembali melaksanakan tupoksi masing-masing. Provinsi yang melakukan Pilkada memiliki jumlah Kabupaten yang sama dan menunjukan bahwa sembilan Provinsi tersebut wilayahnya setara. Adapun daftar rekapan Kabupaten Kota di Provinsi Bengkulu terhadap Covid-19 tidak ada penambahan jumlah anggota yang terkena covid-19 baik sebelum maupun sesudah hari raya idul fitri 1441 H,” Ujarnya.

Berkaitan dengan pelaksanaan pilkada, Patimah Siregar mengatakan apapun hasil keputusan pelaksanaan Pilkada nanti dua atau tiga hari kemudian, Bawaslu tetap mengawasi dengan berpatokan pada undang-undang.

“Artinya pelaksanaan pilkada tidak berakhir. Maka dari itu, pengawasan kita tidak boleh lengah,” katanya.

Core Business dari Bawaslu adalah pengawasan. Bawaslu terus memaksimalkan pengawasan, pencegahan, dan investigasi terhadap dugaan pelanggaran.

“Tim harus saling menguatkan, semua Kabupaten Kota harus tetap menyampaikan perkembangan Form A selama masa pandemi ini,” kata Patimah.

Apriyanto Kurniawan juga menyampaikan berkaitan dengan SKPP Daring yang sudah berlangsung akan segera diproses.

“Proses pembelajaran paling lambat tanggal 30 Mei, dan bulan depan sudah mulai tahap diskusi,” ungkapnya.

Apriyanto juga menyampaikan bahwa jurnal riset ilmiah sudah memasuki waktu enam bulan dan jurnal tersebut harus sudah sampai ke tahap pembuatan riset.

“Dalam waktu 2 (dua) atau 3 (tiga) hari kedepan, Bawaslu akan mengetahui keputusan pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

Diketahui Halal Bihalal secara daring ini diikuti, Kordiv Pengawasan dan Hubal Patimah Siregar,  Kordiv Hukum, Humas dan Datin Dodi Herwansyah, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Apriyanto Kurniawan, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Sengketa Proses dan Hukum Sholehin, Kepala Sub Bagian Hukum Septi Maryati, Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu, Akreditasi Pemantau dan Datin Silvina Jafri, Kepala Sub Bagian Sengketa Proses dan Hukum Asneli, dan Kepala Sub Bagian Humas dan Hubal Elvis Masril. [Soprian Ardianto]