PedomanBengkulu.com, Lebong – Salah satu langkah mempertahankan Kabupaten Lebong dalam status zona hijau penyebaran virus Covid-19. Selama 3 hari dimulai H+2 Idul Fitri 1441 Hijriah, akan ada pemberlakukan Lockdown skala kecil, yakni dengan menutup dua pintu masuk Kabupaten Lebong di Posko Covid-19 perbatasan Desa Bioa Sengok Kecamatan Rimbo Pengadang dan Desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas. Langkah ini dilakukan sebagaimana keputusan bersama setelah seluruh objek wisata yang di Kabupaten Lebong, sudah ditutup sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 dengan kepadatan pengunjung.

“Mulai H+2 hingga H+4 Idul Fitri ini, pintu masuk Kabupaten Lebong kita tutup untuk mencegah masuknya wisatawan. Seperti kita ketahui Kabupaten Lebong memiliki sejumlah objek wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan. Jadi selama 3 hari kita berlakukan penutupan akses pintu masuk Kabupaten Lebong,” sampai Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIK kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat bersama terkait pengamanan libur lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah di Kantor Bupati Lebong Selasa (19/5/2020) siang.

Dikatakan Ichsan, kenapa penutupan perbatasan dilakukan selama tiga hari dimulai H+2 hingga H+4 tersebut, karena memang selama ini keramaian wisatawan disejumlah objek wisata yang setiap tahunnya, banyak datang dari luar Kabupaten Lebong.

“Mulai H+2 itu rawan munculnya keramaian karena menghindari pengunjung dari luar Kabupaten Lebong. Sekali lagi kita tegaskan, melalui media ini agar seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu dapat mengetahui terkait penutupan pintu masuk Kabupaten Lebong selama tiga hari tersebut,” bebernya.

Dijelaskan Ichsan, penutupan pintu masuk Kabupaten Lebong ini realisasinya akan sama dengan penutupan selama tiga mulai Pukul 01.00 WIB sampai Pukul 04.00 WIB yang sudah mereka terapkan.

“Memang ada pengecualian, pembukaan pintu gerbang melihat emergency dan urgensi pihak-pihak yang lewat, serta mobilisasi logistik sembako. Jadi, setiap yang masuk akan dihadang dan menghadap petugas jaga Pospam Operasi Ketupat dan Posko Covid-19 perbatasan. Jika hanya untuk silaturahmi atau jalan-jalan maka dipastikan tidak akan bisa masuk ke Kabupaten Lebong,” pungkasnya.[Supriyadi]