Aktifitas penjual dan pembeli Pasar Panorama, sehari pasca rapid test.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Perkembangan virus corona di Provinsi Bengkulu sepertinya tidak menjadi momok yang menakutkan, bagi para pedagang dan warga disekitar Pasar Panorama Kota Bengkulu.

Buktinya, sehari pasca Polda Bengkulu melakukan rapid test baik pedagang maupun masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.

Walaupun, dalam proses rapid test yang telah berlangsung. Tim kesehatan mendapati sebanyak 6 orang pedagang tergolong reaktif, terhadap virus corona.

Sekedar mengingatkan, Polda Bengkulu melakukan rapid test di kawasan Pasar Panorama pada Rabu (24/6/2020) kemarin.

“Iya, kemarin ada rapid test dan kabarnya ada sekitar 6 orang yang terdeteksi,” ujar Doni (33), salah seorang pedagang pada Kamis (25/6/2020) siang.

Pria bertubuh kurus melanjutkan, secara pribadi ia tidak terpengaruh akan pandemi yang tengah menyelimuti Dunia khususnya di Provinsi Bengkulu. Sebab, menurutnya, penyakit yang masih simpangsiur asal-muasalnya ini tidak menjadi penghalang demi mengais rezeki.

“Kehidupan kita ini kan milik Allah. Jadi, jika allah berkehendak kita hanya bisa menerima,” tegas Doni.

Senada juga diucapkan Desi (28), salah satu masyarakat, ia tidak terlalu khawatir untuk berbelanja di kawasan pasar itu. Namun, secara pribadi ia tetap waspada dalam melakukan aktifitas di lokasi keramaian tersebut.

“Khawatir sih iya, tapi kita kan tetap menerapkan social distencing seperti yang sudah disosialisasikan pemerintah dan tim kesehatan,” kata Desi.

Menurut pantauan pedomanbengkulu.com, aktifitas penjual dan pembeli di kawasan Pasar Panorama Bengkulu masih terbilang kondusif. Tampak jelas, beberapa pedagang masih menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker.

Serta menyediakan air, sabun dan handsenitaizer. Meskipun, sebagiannya lagi masih bersikap acuh.

Selain itu, terlihat juga masyarakat tetap mawas diri saat berkunjung dan berbelanja di salah satu toko di pasar tersebut. Dengan mencuci tangan menggunakan air dan sabun yang telah disediakan, sebelum masuk toko.

Serta, terus mengenakan masker dan tetap menerapkan social distencing saat bercengkrama dengan pamilik toko. [Alvi]