Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – Sat Reskrim Narkoba Polres Bengkulu Utara berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang rencananya akan dikirimkan ke Lapas Argamakmur Kelas II B pada Kamis 12 Juni 2020 lalu. Paket sabu tersebut disembunyikan oleh pelaku dengan memasukkannya ke dalam termos.

Dalam press rilis yang dipimpin langsung Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto yang didamping oleh Kasat ResNarkoba, Iptu Bayu Heri Purwono dan Kasubag Humas, AKP Darlan dan juga menghadirkan Kepala Lapas Argamakmur, Luhur Pambudi, menyampaikan paket narkotika jenis sabu tersebut merupakan pesanan dari IG (35) dan DC (25), yang merupakan penghuni Lapas Kelas IIB Argamakmur Sel Narkotika.

“Dari data yang berhasil dihimpun, narkotika jenis sabu tersebut dipesan oleh IG dari DD melalui telepon, kemudian oleh kurir narkotika jenis sabu tersebut dikemas ke dalam termos untuk mengelabuhi petugas. Dalam menjalankan aksinya kurir JM yang membawa paket narkotika jenis sabu gagal karena dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas yang piket pada saat itu,” ungkap Kapolres, Selasa (16/6/2020).

Kedapatan membawa narkotika jenis sabu, pihak Lapas kelas IIB Argamakmur, langsung berkoordinasi dengan Sat Res Narkoba Polres Bengkulu Utara. Mendapat laporan, pihaknya langsung menuju TKP dan mengamankan terduga pelaku dan 4 paket narkotika jenis sabu ke Polres Bengkulu Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil penyelidikan akhirnya pelaku IG dan DC ditetapkan sebagai tersangka dengam barang bukti berupa, 4 paket narkotika jenis sabu, 2 unit HP Android dengan merk Vivo dan Oppo, dan 1 unit HP merk Nokia,” ungkapnya.

Atas pebuatannya pelaku, dikenakan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. [Sugeng]