PedomanBengkulu.com, Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma memberhentikan 22 kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pemberhentian kepala puskesmas berlaku sejak selasa (14/7/2020) kemarin, dalam rangka memberlakukan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas dan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Peraturan tersebut mengatur perubahan status jabatan kepala Puskesmas, dari sebelumnya merupakan pajabat struktural dan saat ini menjadi pejabat fungsional.

“Sudah diberhentikan sejak 14 Juli, dan pemberhentian ini berdasarkan peraturan yang ada, dan perubahan status jabatan kepala Puskesmas” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Seluma, Ikhwan Effendi (17/7/2020).

Ikhwan menjelaskan, seluruh kepala Puskesmas yang sudah diberhentikan berpeluang untuk dikembalikan lagi ke jabatannya, jika memenuhi syarat yang sudah diatur. Seluruh kepala Puskesmas tersebut sudah diminta untuk mengusulkan diri diangkat menjadi pejabat fungsional kepala Puskesmas

“Pendidikan minimal strata I, kemudian pernah menjabat sebagai fungsional ahli pratama minimal selama dua tahun, dan berdasarkan kredit terakhir jabatan kepala Puskesmas. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, maka tidak bisa kembali diangkat menjadi kepala Puskesmas” jelas Ikhwan. [IT2006]