Apa Kabar, Veteran Tanpa Luka Tembak

Bagaimana kabarmu sekarang? Wahai veteran yang membantu Republik Indonesia (RI) meredam perang saudara, dalam kurun waktu tahun 1961 silam. Mungkin, sekedar ucapan terimakasih belum cukup untuk membalas jasamu.

Tiga tahun sudah berlalu. Bahkan, memasuki tahun ke-empat sejak terakhir kali mendengar kabar Suwarno (83), seorang veteran yang tak pernah tergores peluru, meski puluhan tahun melakukan kontak senjata.

Entah. Pendidikan seperti apa yang kau jalani pada masa kepemimpinan Ir. Soekarno hingga membuatmu begitu piawai menghadapi medan pertempuran. Jelasnya, decak kagum akan perjuanganmu tak pernah terukur.

Tak terbayang, seperti apa aksimu kala mengokang senjata ketika berhadapan dengan musuh yang berasal dari kaum-mu sendiri. Pernahkah kau, merasa bersalah saat timah panas muntah dari moncong senjatamu.

Apalagi, pelor yang membelah udara itu mengarah ke-tubuh saudara se-bangsa, se-suku, bahkan seakidah denganmu. Entah bagaimana, campur-aduknya perasaan yang menggoncang mental-mu kala itu.

Namun, hanya satu yang dapat diyakini. Pastinya, kau ingin negeri ini tetap berdiri sebagaimana mestinya bukan?

Baca juga: Islam Komunis dalam Sosok Haji Mohammad Misbach

Sehingga, perjuanganmu bersama rekan-rekan Tentara Negara Indonesia (TNI) dalam mempertahakan republik dari pemberontakan Darul Islam (DI) Tentara Islam Indonesia (TII) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak sia-sia. Serta, masyarakat di Bumi Pertiwi bisa menikmati kemerdekaan tanpa mengecap pahitnya, masa peperangan dahulu.

Bersambung…

Penulis: Alfi