PedomanBengkulu.com, Lebong – Kendatipun sudah ada satu warga Kabupaten Lebong yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil SWAB di RSUD Curup. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebong, hingga saat ini Pemkab Lebong belum menetapkan perubahan status zona daerah dan belum melepaskan status zona hijau.

Pernyataan tersebut ditegaskan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur selaku Wakil ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebong, saat konferensi pers di Aula BPBD Kabupaten Lebong Jum’at (24/7/2020) siang.

“Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini memang warga dan ber-KTP Kabupaten Lebong. Untuk penetapan status zona berubah atau tidak, saat ini Tim Gugus masih menunggu hasil SWAB berdasarkan tracking kepada pihak keluarga dan masyarakat yang pernah kontak dengan pasien yang ada di Kabupaten Lebong,” sampai Kapolres Ichsan.

Dikatakan Ichsan, jika hasil SWAB dari tracking yang saat ini dijalankan tim gugus sudah keluar, dan dinyatakan ada yang positif. Maka, pihaknya segera menyampaikan kejelasan status zona Covid-19 yang bakal disandang Kabupaten Lebong. Apalagi posisi pasien yang terkonfirmasi positif ini masih dirawat di Curup. Bahkan lebih seminggu terakhir pasien ini berada di Kota Curup yang sebelumnya datang untuk merawat orang tuanya di Curup.

“Jadi kita tunggu hasil SWAB keluarga pasien dulu, karena dari hasil tersebut akan langsung memberikan kejelasan pasien yang sekarang terpapar dimana. Senin (24/7/2020) kita akan gelar konfers kejelasan status berdasarkan hasil SWAB keluarga,” bebernya.

Berdasarkan data rilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebong, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini, berusia 47 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Gejala awal diketahui sejak 17 Juli 2020 dengan keluhan muntah kurang lebih 5 hari, nyeri ulu hati, batuk dan buang air besar hitam.

Pada tanggal 22 Juli 2020 pasien berobat ke Klinik Caesar Curup, dan dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Kemudian pasien dirujuk ke IGD RSUD Curup Jalur Dua, karena menunjukkan gejala mengarah ke Covid-19 dan langsung masuk ke ruang isolasi perawatan Covid-19 di RSUD Curup gedung Dwi Tunggal.

Pada hari Kamis (23/7/2020) dilakukan test SWAB Nasofaring dengan hasil laboratorium SARS Cov 2 Positif, yang dikeluarkan dokter penanggung jawab Laboratorium RSUD Curup.
Selain itu, pasien ini juga punya riwayat perjalanan rekreasi ke Pantai Lais, setelah itu berangkat ke Curup untuk merawat orang tuanya.

“Selain keluarga pasien, kita juga lakukan tracking riwayat kontak orang-orang terdekat. Termasuk dengan para tetangga tempat tinggalnya untuk dilakukan rapid test,” demikian Ichsan. [Supriyadi]