PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Kejaksanan Negri kabupaten Bengkulu Tengah melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) secara masal di halaman Parkir Dalam Kejari, Senin (27/8/2020) pagi.

Barang Bukti tersebut diketahui telah dikumpulkan sejak bulan Januari sampai Juni 2020 dan Barang Bukti tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap atau perkara yang tidak ada upaya hukum baik itu terdakwa (Pidana) atau oleh jaksa penuntut umum.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkulu Tengah Dr. Lambok Marisi Jakobus Sidabutar, S.H., M.H.

“Sesui putusan pengadilan, barang bukti ini yang proses hukumnya sudah ditetapkan. Dirampas dan untuk dimusnakan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, upaya pelaksana pemusnahan dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan dan penumpukan barang bukti di Kejari Bengkulu Tengah.

“Pemusnahan ini juga menghindari hal-hal yang nantinya tidak kita inginkan. Barang bukti sendiri kita rawat, kita simpan dan ini kita lakukan pemusnahan secara terbuka,” jelasnya.

Barang Bukti dimusnakan secara terbuka tersebut supaya masyarakat tahu terhadap perkara-perkara yang berasal dari penyidik polri khususnya di kabupaten Bengkulu Tengah dalam kurun waktu beberapa bulan ini.

“Kinerja dari Kejari itu merupakan penyerahan yang diterima dari pihak Kepolisian. Dan ini beberapa perkara yang ditangani Kejari Benteng, demi melakukan penegakan hukum di kabupaten Bengkulu Tengah ini,” tutupnya. [Hendri Suwi]