Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu melakukan pemusnahan barang bukti secara masal, pada Kamis (27/8/2020) sekira pukul 10.05 WIB.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Setelah melakukan pengumpulan dalam rentang waktu enam bulan, terhadap barang bukti (BB) senilai Rp300 juta. Akhirnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu melakukan pemusnahan secara masal, pada Kamis (27/8/2020) sekira pukul 10.05 WIB.

Barang bukti yang dimusnahkan di halaman parkir dalam Kejari itu, berasal dari dua belas jenis yang bersangkutan terhadap tindak pidana umum. Terhitung, itu merupakan bb yang terkumpul sejak bulan Januari hingga Juni tahun 2020 ini.

Diantaranya, ganja seberat 326.816 gram, shabu seberat 798.628 gram, ekstasi 50 butir, tembakau gorilla 166 linting dan rokok tanpa cukai bermerk satutujuh, sebanyak 7.800 bungkus. Serta, senjata tajam 7 bilah, timbangan elektrik 21 unit, handphone 101 unit, uang palsu Rp 1,9 juta, sepucuk senjata api, tiga butir amunisi, miras oplosan bermerk mansion sebanyak 142 botol.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Yuniken Puji Astuti MH mengatakan. Pemusnahan dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan dan penumpukan barang bukti, di dalam gudang.

“Jadi, barang bukti ini kita rawat, simpan dan dimusnahkan secara terbuka,” kata wanita berkulit putih ini, pada Kamis (27/8/2020) siang.

Lanjut Yuniken, barang bukti sebanyak itu merupakan penyerahan yang diterima dari pihak Kepolisian Bengkulu, baik dari Polres maupun Polda Bengkulu. Dan bersangkutan terhadap 12 perkara yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

“Ini berasal dari dua belas perkara. Untuk senjata apinya nanti akan dimusnahkan di Markas Tentara Indonesia (TNI) Bengkulu,” tutup wanita yang akrab disapa Niken itu. [Alfi]