Ilustrasi

Sesuai dengan kalender masehi maka 1 Muharram 1442 H jatuh pada Kamis lalu (20/8/2020). Selain merayakan tahun baru Islam, sebagai umat Islam disunahkan untuk melakukan puasa Asyura di bulan Muharam.

Puasa yang memiliki banyak keutamaan ini diawali dengan niat lalu menahan diri dari yang membatalkan puasa.

Puasa Asyura merupakan puasa sunah yang dilakukan pada hari Asyura yakni tanggal 10 Muharam.

Berikut bacaan niat puasa Asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala.

“Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah subhanahu wa ta’alla”.

Selain itu, berikut beberapa keutamaan puasa Asyura dilansir dari beberapa sumber, agar senantiasa semangat melakukan puasa tersebut.

1. Puasa di bulan Muharram adalah sebaik-baik puasa.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim. No. 1163)

2. Puasa Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu.

Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, berkata,

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

3. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam punya keinginan berpuasa pada hari kesembilan (tasu’ah)

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan, Apabila tiba tahun depan (jika Allah menghendaki) kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan, Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim no. 1134)

Itulah beberapa keutamaan menjalankan puasa Asyura. Alangkah lebih baik, sebagai umat muslim bisa menjalan salah satu Sunnah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam tersebut. [Suci Kusuma]