PedomanBengkulu.com, Jakarta – Walikota Bengkulu Helmi Hasan baru-baru ini melangsungkan silaturrahim dengan salah satu tokoh Bengkulu yaitu Mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M.Najamuddin silaturahmi tersebut digelar di kediamannya Agusrin M.Najamuddin di Jakarta, Kamis (20/8/2020).

Silaturahmi tertutup antar tokoh Bengkulu ini menjadi angin segar untuk keberlangsungan demokrasi di Provinsi Bengkulu. Pasalnya, kedua tokoh terbaik dan sangat berpengaruh ini di gadang-gadangkan akan maju di Pilgub Desember 2020 mendatang.

Disampaikan Dedy Wahyudi yang juga ikut dalam silaturahmi tertutup tersebut mengatakan bahwa kedua belah pihak saat silaturahmi antara Helmi dan Agusrin ini berlangsung hangat. Obrolan Helmi dan Agusrin pun menunjukkan bila keduanya sangat akrab.

“Baik Pak Helmi dan Pak Agusrin ini sudah lama memendam rindu untuk bertemu,” ujar Dedy saat dikonfirmasi.

Silaturahmi antar kedua tokoh Bengkulu ini tambah Dedy, merupakan silaturahmi antara adik dengan kakak, didalam obrolanpun keduanya tidak sama sekali membahas perihal ke arah koalisi di Pilgub nanti.

“Keduanya sepakat untuk menyerahkan kepada Allah SWT segala urusan dan hasil politik di Bengkulu. Jadi pada kesempatan ini keduanya hanya bersilaturahmi dalam konteks adik dan kakak,” Kata Dedy.

Suasana silaturahmi antara kedua tokoh Bengkulu ini kian hangat dengan saling memberikan pujian serta suport atas kinerja-kinerja selama menjabat orang nomor satu.

“Pak Helmi, melemparkan pujian atas prestasi yang telah diukir Pak Agusrin saat menjadi Gubernur Bengkulu, seperti pembangunan Mess Pemda, View Tower, Pembangunan Pantai Panjang, program hand tractor untuk petani dan masih banyak lagi,” tambah Dedy.

Tidak hanya Walikota Helmi Hasan, sambung Dedy, kebanggaan atas kinerja juga disampaikan oleh Agusrin M.Najamurin kepada Wali Kota Bengkulu atas prestasi serta program-program yang menyentuh langsung.

“Pak Agusrin sangat bangga dengan kinerja Pak Helmi selama dua periode menjabat Wali Kota Bengkulu. Misalnya program 1000 jalan mulus yang banyak diambil alih pembangunannya oleh Pemkot Bengkulu,” ungkap Dedy.

Tidak hanya itu, sambung Dedy, Pak Agusrin juga sangat terkesan dengan program yang dibuat oleh Walikota Helmi Hasan, Gerakan Peduli Yatim (GPY) dan juga diangkat sebagai anak asuh oleh pejabat-pejabat yang ada di Kota Bengkulu.

“Menurut Pak Agusrin, Program Gerakan Peduli Yatim (GPY) ini benar-benar revolusioner dalam upaya memberikan kebahagiaan di tengah masyarakat, terutama bagi anak yatim. Tidak hanya membahagiakan secara materi, namun membahagiakan secara lahir dan batin,” kata Dedy.

Melalui silaturahmi ini, Dedy berharap agar politik di Bengkulu kian dinamis dan sejuk. Sebab, kedua tokoh ini mengajarkan bila dalam politik tidak perlu saling hujat dan saling serang. “Saya bangga dengan kedua tokoh ini, mereka adalah contoh dinamika politik yang baik,” tutup Dedy. [Soprian]