PedomanBengkulu.com, Mukomuko – RA warga Kabupaten Mukomuko hanya bisa tertunduk usai ditangkap Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mukomuko karena diduga nekat menyebarkan video porno atau videonya berhubungan intim dengan kekasihnya atau korban.

RA saat diwawancarai awak media di Mapolres Mukomuko, Senin (28/9/2020) mengungkapkan, sebelumnya tersangka sudah sekali berhubungan badan dengan korban.

“Pas buat video itu yang kedua (melakukan hubungan intim dengan korban), ngambil videonya sembunyi-sembunyi,” ujar tersangka.

Waktu melakukan hubungan badan dengan korban, lanjut tersangka, ia dan korban masih pacaran dan belum putus.

Lalu korban memutuskan hubungan dengan tersangka, karena, kata tersangka korban ada pacar lain.

Niat awal menyebarkan video tersebut ke keluarga korban, sambung tersangka, karena agar diizinkan menikahi korban.

Tersangka juga mengaku mengirim video itu ke guru korban dengan maksud korban dikeluarkan dari sekolah sehingga tersangka bisa menikahi korban.

“Orangtuanya kan bilang mau dinikahkan bukan dilapor kayak begini,” ucap tersangka.

Tersangka dengan terang-terangan mengakui masih cinta dengan korban dan bersedia menikahi korban meskipun dilaporkan ke polisi.

“Masih cinta pak, mau kalau disuruh nikahi. Ada niatan baik mau nikahi pak karena saya masih cinta pak. Cintanya dalam pak pengennya memiliki seutuhnya,” terang tersangka.

Tersangka menyatakan sudah 5 tahun pacaran dengan korban dari tahun 2015 dan kandas tahun 2020.

“Kalau cantik si bukan itu alasan cinta pak, tapi banyak kenangan-kenangan. Dia (korban) juga sudah sering ke Rumah saya pak,” tutur tersangka.

Tersangka mengaku juga sudah kenal dengan orangtua korban.

“Tahun kemaren putus dan orangtua korban tidak mengijinkan korban pacaran lagi tapi kami balikan lagi. Sebenarnya udah gak jodoh namanya kan, tapi aku keras ngajak balikan karena aku sayang sama dia (korban) terus jalani lagi,” ungkap tersangka.

Tersangka mengatakan, waktu mengambil video itu handphone diletakkan diatas pintu tanpa korban ketahui.

“Buat kenang-kenangan pak, memang bukan kenangam baik pak tapi saya sayang sama dia (korban). Dulu orangtuanya bilang jangan pacaran nunggu dia (korban) lulus sekolah dulu lalu aku tunggu,” demikian tersangka.

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi melalui Kasat Reskrim Iptu Teguh Ari Aji saat diwawancarai, Senin (28/9/2020) mengatakan motif tersangka menyebarkan video itu karena diputuskan korban.

“Korban ini memang masih pelajar tapi unmurnya sudah dewasa 19 tahun,” ucap Teguh.

Tersangka ditangkap disalah satu rumah makan di Kabupaten Mukomuko yang selanjutnya dibawa ke Polres Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan.

Barang bukti yang diaman yaitu salah satunya bukti tersangka menyebarkan video tersebut.

Teguh mengungkapkan tersangka dijerat, pasal 29 jucto pasal 4 ayat 1 Undang Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan pasal 27 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang Undang nomor 11 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Ancaman pidananya lebih dari 5 tahun penjara,” jelas Teguh. [Anto]