PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Tim opsnal Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bengkulu berhasil membekuk dua orang tersangka begal inisial FA dan FB di depan ATM jalan Jelambar Utama Kelurahan Jelambar Kecamatan Jakarta Barat pada tanggal 03 Oktober 2020.

Mereka adalah pelaku begal Bersenjata Api (Senpi) yang beraksi di daerah STQ Kota Bengkulu. Keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas atau ditembak dibagian kaki karena berusaha melarikan diri saat akan diamankan.

Modus pelaku dalam melancarkan aksinya yaitu dengan mengaku sebagai anggota Polisi dan satgas Covid-19 untuk melakukan razia masker di tempat nongkrong.

Setelah menangkap kedua pelaku, anggota kemudian melakukan pengembangan terhadap senpi yang digunakan pelaku dalam aksi kejahatannya. Anggota akhirnya berhasil menemukan senpi disalah satu tempat tersangka di Kabupaten Seluma.

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol. Tedy Suhendyawan Syarif, S.IK., M.H, Kamis (15/10/2020) mengungkapkan, tersangka sudah beraksi di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Bengkulu.

“Mereka memanfaatkan situasi Covid-19, kemudian berperan sebagai anggota Polri Satgas Covid-19,” kata Tedy.

Tak hanya dua tersangka, Polda Bengkulu mengamankan satu keluarga yang terlibat mebantu dua tersangka. Satu keluarga yang turut membantu tersangka yakni LS, GN dan HR. Ketiganya diduga yang menyimpan senpi untuk tersangka beraksi sekaligus sebagai penadah hasil curian.

Saat ini pihak Polda Bengkulu masih mengejar satu orang lagi yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka yang diamakan diantaranya, i berupa Handphone Samsung Galaxy M20, Redmi 5 Pro warna Hijau, Redmi Note 9 warna Biru, Samsung Galaxy J6 Plus warna Biru, 1 Unit Cayla dengan Plat No B 1458 NRT warna Putih, 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Vixion tanpa Nopol Warna Putih, 1 Pucuk senpi Rakitan dengan 6 silinder, 16 Butir Amunisi tajam beserta dudukan peluru, 1 Pucuk Air Sofgun, 1 kaleng amunisi air softgun, 1 bilah pisau bergagang kayu dengan sarung kayu, 1 bilah senjata jenis rencong dengan mata kuningan, 1 buah tas ransel warna merah hitam, 1 kantong plastik warna hitam.

TKP aksi kejahatan tersangka diantaranya, Muara Bangkahulu, Medan Baru, Pasar Pedati, Gedung STQ, Gerbang STQ, Padang Jati S parman, Kantor Camat Muara Bangkahulu, Pasar Bengkulu SMP 7, Belakang Pondok Gedung DPRD baru, UNIB, Pondok Kelapa, Pasar Kaget Pematang Gubernur, Tapak Paderi, dan Pasir Putih Pantai Panjang. [Anto]