Pedomanbengkulu.com, Seluma – Kegiatan pasar malam atau wahana bermain musiman, yang rencananya hendak dibuka dan beroperasi di kelurahan Napal Kecamatan Seluma, dihentikan Polres Seluma pada Senin (26/11/2020). Kapolres Seluma, AKBP. Swittanto Prasetyo langsung melakukan pengecekan ke lokasi Pasar Malam, dan meminta pengelola untuk tidak beroperasi.

Kapolres yang datang langsung ke lokasi hanya bertemu dengan perwakilan pengelola sebanyak tiga orang, yang sedang menjaga peralatan. Di lokasi tersebut terlihat berbagai wahana seperti kereta, hingga wahana kemudi putar sudah berada di lokasi.

“Kami hanya menjaga pak, bos kami ada di Bengkulu,” ujar salah satu pihak penjaga peralatan.

Swittanto menyatakan, pihak pengelola tidak mendapat izin untuk menjalankan aktivitas pasar malam, karena tidak mendapat rekomendasi izin dari Satgas Penanganan Covid-19. Pasalnya kegiatan pasar malam akan menjadi penyebab kerumunan orang, dan rentan terhadap penularan.

“Memang ada surat yang masuk ke pemerintah kelurahan setempat, dan diteruskan kepada Satgas. Dan Satgas menyatakan tidak memberikan izin, maka kami minta untuk tidak beroperasional. Anggota juga sudah saya perintahkan untuk memberitahu pengelola sejak dua hari lalu,” jelas Swittanto.

Pasar Malam juga menjadi sorotan dari DPRD Kabupaten Seluma, karena dinilai tidak bermanfaat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Jika dibiarkan maka bisa saja kegiatan tersebut menjadi klaster penularan baru.

“Kami minta agar ini tidak sampai beroperasi, karena kondisi Seluma yang saat ini masih terus bekerja keras melawan penularan Covid-19,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Seluma, Nofi Eriyan Andesca. [IT2006]