PedomanBengkulu.com, Lebong – Pemerintah Kabupaten Lebong mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap segala kemungkinan datangnya bencana alam. Apalagi dalam sepekan terakhir, cuaca cukup ekstrem dan curah hujan di Kabupaten Lebong cukup tinggi. Tingginya curah hujan ini perlu diwaspadai akan adanya bencana longsor dan banjir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H.Mustarani Abidin kepada PedomanBengkulu.com Kamis (26/11/2020) siang.

Berdasarkan peraturan Kepala BNPB Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pedoman Pembentukan BPBD, secara ex-officio Kepala BPBD dijabat oleh Sekretaris Daerah. Untuk itu, selain masyarakat, Mustarani juga meminta kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yakni BPBD Lebong, untuk selalu siap siaga dan tetap memantau kondisi terkini dilapangan. Kepada seluruh Camat, sesuai fungsi dan tugasnya diminta untuk memantau situasi dan kondisi di masing-masing kecamatan. Terkhusus kecamatan yang masuk rawan bencana, agar aktif berkoordinasi dengan BPBD Lebong.

“Pastinya kepada seluruh jajaran BPBD Lebong kita minta untuk selalu standby, karena kita harus selalu siap siaga kelapangan ketika diperlukan,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Mustarani, selain waspada soal bencana, dirinya juga meminta seluruh masyarakat, agar tetap waspada terhadap bencana non alam selama pandemi covid 19.

“Bencana non alam juga perlu diwaspadai, masyarakat harus taat pada protokoler kesehatan. Selalu gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan tetap menjaga jarak,” pungkasnya. [Supriyadi]