PedomanBengkulu.com – Sesi kedua debat terbuka pasangan gubernur dan wakil gubernur bengkulu Helmi – Muslihan, moderator kembali menanyakan kepada paslon nomor urut 1 bagaimana strategi meningkatkan daya saing untuk masyarakat Provinsi Bengkulu ke depannya.

Lalu Helmi Hasan menjelaskan di program 20 kunci Bahagia ala Helmi-Muslihan salah satunya seperti memperdayakan potensi anak-anak muda dengan menggunakan APBD untuk rakyat 3 triliunan lebih.

“Mereka yang digolongkan sebagai pemuda adalah tenaga yang produktif. Tenaga produktif inilah yang berperan sebagai “mesin” penggerak lajunya roda pembangunan bangsa dan negara.” jelas Helmi Hasan.

Lanjut Helmi Hasan, Tenaga produktif inilah (Pemuda) yang mempunyai potensi energi yang sangat besar untuk menciptakan sesuatu yang baru dan mengembangkan sesuatu yang sudah ada.

“Pemuda perlu dididik dan dibina, agar potensi yang dimilikinya dapat menghasilkan kontribusi yang positif bagi pembangunan nasional. Oleh sebab itu, pemuda merupakan aset yang paling berharga dari suatu bangsa,” katanya.

Apalah artinya sumber daya alam atau kekayaan negara yang berlimpah-limpah seperti di Provinsi Bengkulu, apabila di kemudian hari tidak ada generasi penerus yang dapat mengelolanya.

“Kita sebagai memfasilitasi pemuda, generasi penerus bangsa harus menyadari hal ini. Semakin cepat kita sadari, semakin baik. Semakin banyak pemuda berkarya sejak dini, semakin baik.” terangnya.

Begitu juga di bidang komoditi Peternakan, Sapi, Kambing dan membeli bahan pertanian jika terjadi penurunan harga pertanian dengan APBD untuk rakyat. Begitu juga di sektor sosial dan kesehatan.

“100 ribu ekor sapi, kerbau, kambing, 100 ribu lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan buruh, pekerja, PTT, dan ASN, 1 desa 1 ambulans, 1 desa 1 hafiz Alquran, Beasiswa dan seragam sekolah gratis, HM Samawa, peduli anak yatim, lansia, disabilitas, dan para janda dan Terwujudnya transportasi udara antar kabupaten/kota,” terang Helmi.

Begitu juga yang disampaikan Muslihan DS, dengan 20 kunci kebahagian yang nantinya akan menjawab semua apa yang diinginkan masyarakat Provinsi Bengkulu dan bisa kita kembangkan.

“Seperti di bidang Ekonomi kerakyatan dan pariwisata, air bersih, wifi gratis, pembangunan transfortasi udara, lapangan kerja, meningkatkan pertanian dan insyaallah menjadi Idola untuk masyarakat bengkulu nantinya,” terangnya.

Dengan APBD untuk rakyat insyaallah pemerintah akan mampu membahagiakan masyarakat Provinsi Bengkulu, karena APBD itu memang harus benar-benar untuk rakyat dan dirasakan untuk rakyat.

“Dengan APBD untuk rakyat, kita berikan ambulans disetiap desa. Kita juga berikan sapi untuk setiap desa. Kemudian kita juga akan memakmurkan masjid, menafkahi janda dan fakir miskin serta manula,” pungkas Muslihan. [Soprian]