IST/Pierre Vogel

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Yoo, kawanmuda. Alhamdulillah, Allah masih mempertemukan dalam sehat wal’afiat. Sungguh, suatu rezeki dan nikmat yang tiada bandingan. Bahkan, bilanjang angka yang terbesar dalam matematika tidak bisa menghasilkan jumlah dari nikmat dan kasih sayang yang telah, Allah Subhanahu wa ta’ala limpahkan.

Cukup untuk muqadimahnya ya, kawanmuda. Jikalau terlalu panjang, pastinya kawanmuda akan bosan dan jadi dongkol sendiri deh. He, he, he.

Kali ini, pedomanbengkulu.com akan menghidangkan sepenggal artikel tentang mantan petinju profesional yang Allah berkahi, dengan hidayahnya. Serta, ditambah lagi akan perjuangannya yang megislamkan ribuan orang non-muslim.

Apakah kalian masih ingat, dengan petinju Piere Vogel? Seorang mualaf yang sangat brilian menangkis tuduhan dan stigma negatif, tentang pernyataan teroris pada umat Islam.

Dahulu, Vogel merupakan seorang penganut Kristiani dan sosok anti Islam. Namun, dengan hidayah yang Allah berkahi akhirnya ia memeluk Islam.

Pierre Vogel, lahir pada 20 Juli 1978 di Frechen Jerman. Pasca mengucap kalimah syahadat, ia dikenal sebagai Abu Hamza. Saat ini, Vogel lebih tenar sebagai seorang pengkhotbah atau pendakwah Islam di Jerman.

Vogel, juga terkenal sebagai seorang petinju profesional yang pernah mengharumkan Tim Sauerland. Bagaimana tidak, prestasi-nya di usia 22 saja sudah tujuh kali menjuarai pertandingan secara berturut-turut. Bahkan, tak terkalahkan.

Dalam kisah hidupnya, Vogel terlahir dari keluarga kristen berpendidikan dan sangat mengimani kristen. Lalu, pada tahun 2001 dengan tekad yang kuat ia memeluk Islam.

Bahkan, ditahun itu pula ia langsung berkonsentrasi mempelajari agama islam secara mendalam. Dan memilih Ick Bin Ein Muslim Jeworden Jerman, sebagai tempat menuntut ilmu. Hingga, melanjutkan pendidikan tentang Islam di Madinah.

Dalam perjalanan istiqomah-nya di jalan yang di-ridhoi Allah, ia dianggap salah seorang mualaf yang mempunyai kelompok pergerakan paling berpengaruh di Jerman.

Hal itu, terbukti saat Islam dan umat muslimin mendapatkan tekanan kuat pasca kejadian teror konspirasi 911. Kaum Negeri Barat, menggambarkan Islam sebagai teror yang menakutkan. Lalu, Pierre Vogel membungkamnya dengan berbagai pertaanyaan-pertanyaan telak.

Pada tahun 2011, ketika Piere Vogel memberikan kultum di atas mimbar dan memberikan presentasi Dinul Islam di hadapan rakyat Jerman yang kebanyakan menganut kristiani. Hingga komunis.

Tiba-tiba muncul seseorang lelaki yang teriak “Islam? ajaran teroris apakah masih laku!?”

Vogel pun dengan senyum memanggil pria itu, untuk naik ke atas mimbar. Lalu, dihadapan ribuan pengunjung itu ia berkata kepada audiens tersebut.

1. Perang Dunia Pertama 17 juta tewas, disebabkan oleh non-Muslim.

2. Perang Dunia Kedua 50-55 juta tewas, disebabkan oleh non-Muslim.

3. Nagasaki bom atom 200 ribu tewas, disebabkan oleh non-Muslim.

4. Perang di Vietnam lebih dari 5 juta orang tewas, disebabkan oleh non-Muslim.

5. Perang di Bosnia / Kosovo lebih dari 500 ribu tewas, disebabkan oleh non-Muslim.

6. Perang di Irak (sejauh ini) 1,2 juta tewas, dan disebabkan non-Muslim.

7. Afghanistan, Burma juga disebabkan oleh non-Muslim.

Anda masih berpikir Islam adalah masalah, apakah Islam Teroris?!

Silahkan Jawab. Seharusnya kalian berfikir, kenapa Islam difitnah. Berarti ada sesuatu yang tersimpan di dalamnya, kalian bisa menciptakan produk terbaik untuk dunia ini. Tapi, apakah kalian tidak bisa memaksimalkan akal kalian untuk mencari kebenaran tersebut.

Lalu Vogel mengutip sedikit ayat Al-quran dan hadits Baginda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Jangan menimbulkan kerusakan di muka bumi,’ Mereka berkata, ‘Mengapa, Kami hanya ingin membuat perdamaian,’ Alquran 02:11,” ungkap Vogel.

Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Siapa pun yang mengarahkan seseorang untuk baik, maka dia akan memiliki pahala yang sama dengan pelaku tindakan.” (Sahih Muslim).

Dan Subhanallah, seketika itu ratusan Kristiani naik ke panggung dan mengikrarkan syahadat. Begitu pula, dihari ke dua khotbah yang ia jalani.

Bahkan, menariknya lagi seorang sosok pemimpin yahudi Jerman juga ikut mengikrarkan syahadat. Hingga saat ini, berjuang bersama Piere Vogel untuk mengabarkan kebenaran Islam.

Subhanallah, dengan kehendak Allah gemuruh takbir menghantar ribuan non muslim mengucapkan syahadat dalam waktu yang berdekatan.

Street Da’wah Muallaf jerman yang dimotori Piere Vogel, menggelar presentasi publik selama seminggu tentang agama Islam. Dengan tema, membedah apa itu Diinul Islam, apa itu tauhid dan lain sebagainya.

Dalam forum besar yang digelar itu, lagi-lagi Allah menunjukkan kebesaran dan keagungannya. Rakyat Jerman yang dikenal dengan etos kerja giat dan pola fikir cerdas, tertarik dengan Diinul islam yang masuk akal. Selain mudah dan logis, mereka pun berbondong-bondong meninggalkan ajaran lamanya. Kebanyakan dari mereka, adalah umat kristen yang meninggalkan ajaran pagan buatan paulus.

Saat itu, Piere Vogel didampingi rekannya yang juga seorang muallaf dengan kaliber dunia “Bilal Philips”. Membimbing satu, dua, tiga hingga puluhan hingga bertambah dan bertambah, naik ke panggung meminta agar vogel membimbing mereka untuk bersyahadat.

Ada yang menarik dalam momen ini, seorang aktifis yahudi Jerman bersedia meninggalkan ajaran lamanya dan mengimani Islam. Riuh sambutan pun bertambah, teriakan takbir menggema hingga Vogel memeluk erat serta mencium kening pria itu, disambut Bilal Philips juga memeluk pria tersebut.

Jika pertolongan Allah dan kemenangan tiba, dan kamu melihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat (QS an-Nashr [110]: 1-3).

Sumber : Facebook/voice of mualaf/voa-islam.com/hajinews.id

Kurnia Al-Fatih