PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan berkolaborasi bersama PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fadhilah dalam rencana pencairan uang bantuan seragam untuk siswa SD-SMP se-Kota Bengkulu.

Hal ini disampaikan Plt Walikota Dedy Wahyudi bahwa seragam gratis yang diberikan kepada siswa-siswi berupa uang tunai dan nanti akan diberi pilihan, menjahit sendiri atau mau beli.

“Bantuan seragam sekarang sudah dijalankan dan akan mulai diberikan kepada anak-anak. Disini anak-anak dapat memilih menjahit sendiri atau membeli yang sudah jadi. Karena bantuan sudah kita berikan berupa uang sebesar Rp 280 ribu kepada wali muridnya,” ujar Dedy, Rabu (11/11/2020).

Dedy menambahkan bahwa tujuannya memilih PT. BPRS untuk membantu bank Pemkot ini agar berkembang dalam membantu masyarakat kota Bengkulu.

“Pertimbangannya kita memilih PT. BPRS Fadhilah ini ya untuk membantu. Karena ini bank milik Pemkot, jadi kita mengandengnya untuk hal ini dan kita tentu ingin bank ini berkembang,” jelas Dedy.

Sementara itu, ditempat berbeda, Direktur PT. BPRS Fadhilah Dendy Prasetya mengungkapkan karena belum adanya mesin ATM, jadi wali murid diminta mengambil bantuan tersebut dengan langsung ke bank.

“Karena mesin ATM kita belum ada, jadi kita minta para wali murid langsung datang ke bank untuk melakukan pencairan,” ujar Dendy.

Sebagi pihak penanggung jawab, Kepala Disdik Rosmayetti mengatakan bantuan ini diperuntukan untuk siswa SD dan SMP.

“Ada sekitar 10 ribu siswa SD dan SMP mendapatkan bantuan ini. Tetapi yang diutamakan ialah untuk siswa yang orangtuanya terdampak adanya Covid-19 ini. Nantinya bantuan ini dapat diambil di PT. BPRS Fadhilah sesuai dengan waktu yang ditentukan,” tutur Rosmayetti. [Soprian/Adv]