PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Muslihan DS Calon Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 1 kembali melakukan kunjungan di Desa Tanjung Harapan unit 2 Kabupaten Bengkulu Utara. Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan visi-misi dan program 20 kunci kebahagiaan ala Helmi-Muslihan.

Dalam safari ini Muslihan DS kembali menjabarkan program 20 kunci kebahagiaan jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu. Yang mana diketahui 20 kunci kebahagiaan yang ditawarkan sangat bernuansa merakyat.

Disampaikan salah satu warga yang hadir ketika penjabaran 20 kunci kebahagiaan oleh Muslihan DS, yakni Tokoh masyarakat Kurotidur H. Kusnar, yang mengatakan bahwa masyarakat inginkan saat ini tidak banyak seperti jalan mulus.

“Masyarakat disini tidak banyak yang diinginkan, seperti jalan yang mulus karena kami ingin seperti daerah lain yang jalan mulus sehingga perputaran ekonomi kami bisa stabil,” ujarnya, Sabtu (31/10/2020).

Tidak hanya jalan, sambung H. Kusnar saat ini masyarakat sedang mengeluhkan harga hasil perkebunan seperti sawit dan karet. Hal ini menurutnya sangat memprihatinkan, dan dirinya sangat mendukung 20 kunci kebahagiaan yang ditawarkan Helmi-Muslihan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Seperti program peternakan sapi yang dijanjikan Helmi-Muslihan kami rasa sangat cocok untuk Bengkulu Utara, karena di Bengkulu Utara pakan ternak itu banyak seperti pelepah sawit,” terang Kusnar yang disambut riuh warga yang hadir.

Muslihan DS calon wakil Gubernur Bengkulu pasangan Helmi Hasan ini mengaku dapat mewujudkan keinginan masyarakat jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur nantinya.

“Insyallah jika kami terpilih program program itu bisa di wujudkan. Karena APBD Propinsi Bengkulu sangat besar mencapai 4 triliun Rupiah da itu adalah uang rakyat sudah seharusnya di oleh untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Muslihan DS.

Kedatangan Muslihan DS di Desa tanjung harapan unit 2 koru Tidur Kabupaten Bengkulu Utara disambut meriah dengan keseniang reog Sunda. Menurut warga penyambutan dengan kesenian Sunda itu untuk mengingat kan Muslihan agak tidak melupakan seni dan budaya yang ada di Bengkulu. [Soprian]