Ilustrasi: freepik.com

PedomanBengkulu.com, Seluma – Kabupaten Seluma akhirnya kembali ke zona hijau dalam peta persebaran Covid-19, sejak pandemi global Covid-19 melanda. Ini setelah seluruh pasien aktif Covid-19 sudah dinyatakan negatif, berdasarkan hasil tes usap atau uji swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehaan (Dinkes) Kabupaten Seluma. Selain itu pasien yang menjalani isolasi selama 14 hari juga sudah tak lagi mengalami gejala.

“Hari ini kami umumkan bahwa sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 aktif di Kabupaten Seluma, yang sedang isolasi maupun yang sedang dirawat sudah sembuh semua,” jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Seluma, Ahmad Tavip dalam keterangannya (6/11/2020).

Berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma, sejak awal pandemi sudah tercatat 48 orang yang dinyatakan positif Covid-19, sebagian besar diantaranya dinyatakan sembuh total, namun ada juga yang dinyatakan meninggal dunia.

“Total 48 orang yang dinyatakan positif, 3 orang meninggal dunia, 2 orang probable meninggal dunia, sembuh 41 orang, dan ada dua orang lagi yang ini masih kami tunggu hasil swabnya karena dia kontak dengan pasien positif di Bengkulu,” jelas Tavip.

Tavip menyatakan status penanganan bencana non alam Covid-19 di Seluma sudah bisa diturunkan, dengan tidak adanya pasien aktif Covid-19.

“Saat ini sudah berubah statusnya dari tanggap darurat menjadi siaga bencana,” jelasnya.

Adapun selama pandemi di Kabupaten Seluma, tercatat ada sejumlah klaster yang terbentuk. Mulai dari klaster Puskesmas di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), klaster pasien di RSUD Tais, klaster kantor Pemkab Seluma, hingga klaster warga di Kecamatan Lubuk Sandi. [IT2006]