PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Provinsi Bengkulu menggelar Webinar diskusi publik terkait Pilkada Serentak di Provinsi Bengkulu. Diskusi bertemakan”Mewujudkan Pilkada Berintegritas: Meneropong Pilkada Serentak di Provinsi Bengkulu”. Diskusi ini akan digelar Sabtu (5/12/2020) di Aula Gedung HD Kampus 4, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten diantaranya, Ketua Umum AIPI, Dr.H Alfitra Salamm, APU, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap,SP, M.Si dan Akademisi UMB, Dr. H. Ahmad Dasan, SH, MA.

Karena digelar secara daring, calon peserta dapat ikut serta dengan mendaftarkan diri di alamat http://bit.Iy/3ls6w0I melalui aplikasi ZOOM. Usai kegiatan peserta juga akan mendapatkan e-sertifikat dari panitia.

Ketua Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Provinsi Bengkulu, Drs.Yuharuddin, MS.i mengatakan, diskusi ini bertujuan mewujudkan Pilada berintegritas agar penyelenggara pemilu dapat bertindak adil dan netral sesuai dengan aturan- aturan yang berlaku.

“Seminar ini untuk mewujudkan Pilkada berintegritas agar nantinya penyelenggara pemilu seperti KPU, BAWASLU betul-betul netral sesuai Undang-undang, PKPU, jadi seminar ini tidak ada bersentuhan dengan politik praktis,” katanya.

Selanjutnya, melalui seminar ini AIPI mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif serta dalam rangka mengawal pilkada serentak berintegritas di Provinsi Bengkulu.

“Lewat diskusi ini, Mari kita kawal Pilkada serentak di Provinsi Bengkulu yang berintegritas. Semoga nantinya lahir pemimpin yang amanah dan diharapkan masyarakat, sehingga nantinya mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama AIPI Provinsi Bengkulu, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Media Siber pedomanbengkulu.com.

Sekedar informasi Asosiasi Ilmu Politik Indonesia atau disingkat AIPI, didirikan di Jakarta pada tanggal 17 Januari 1985, Sejak didirikan AIPI telah berhasil menapakkan diri sebagai organisasi profesi yang dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya melalui penyelenggaraan seminar nasional secara periodik yang mengulas isu-isu politik dan pemantapan kehidupan demokrasi di Indonesia. Hasil seminar tersebut menjadi bahan rekomendasi yang penting bagi arus utama demokratisasi di Indonesia. [MA]