PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama PT Pertamina (Persero) cabang Bengkulu melaunching kartu pelanggan gas elpiji 3 Kilogram (Kg), launching ini berlangsung disalah satu pangkalan gas di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Selasa (29/12/2020).

Launching program kartu pelanggan gas elpiji 3 kg ini, wujud Pemkot Bengkulu dalam memastikan pendistribusian dan penggunaan gas elpiji 3 Kilogram (Kg) agar tepat sasaran untuk masyarakat Kota Bengkulu yang berhak menerimanya.

Program ini cara Pemkot Bengkulu dalam mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg, Dedy pun meminta PT Pertamina untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang mampu untuk mengkonversi atau pindah ke bright gas 5,5 Kg atau non subsidi.

Bersama sales Area Manajer PT Pertamina Lampung-Bengkulu Donny Brilianto, Wakil Walikota Bengkulu Dedy langsung menyerahkan secara simbolis kartu pelanggan kepada warga. Penyerahan simbolis tersebut tanda program dimulai.

“Dimulai dari pangkalan gas epiji di Kelurahan Kandang Mas, kita melaunching kartu pelanggan. Jadi polanya nanti seluruh pelanggan yang sudah terdaftar didata, kemudian akan diklasifikasikan dan dibuat cluster berbagai kelas dari berapa yang kurang mampu, mampu dan sebagai pengecer,” ujar Dedy saat penyerahan kartu secara simbolis.

Lebih lanjut, Dedy, menyebutkan apabila sudah memiliki data lengkap untuk di klasifikasi ini maka bisa diperkirakan berapa nantinya kebutuhan di Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah sudah kita usulkan ke Bapak Gubernur dan sudah diteruskan ke pusat untuk penambahan kuota. Karena yang kita ketahui kuota di Kota Bengkulu harus menyesuaikan pertumbuhan penduduk yang begitu cepat tetapi kuotanya hanya ada peningkatan 1 persen. Oleh karena itu, diharapkan dengan kartu pelanggan ini dapat mengatasi permasalahan kelangkaan gas elpiji 3 Kg,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Sales Area Manajer PT Pertamina Lampung-Bengkulu Donny Brilianto mengungkapkan bahwa mereka menyambut baik kerjasama yang telah dilaksanakan dengan terwujudnya pembagian kartu pelanggan gas elpiji 3 Kg.

“Nanti akan ada kartu hijau untuk rumah tangga, kuning untuk UMKM dan merah untuk pengecer. Sehingga nanti pangkalan benar-benar bisa menginventarisir masing-masing klasifikasi nya dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi kelangkaan lagi,” jelas Donny.

Donny pun menanggapi penambahan kuota dan sosialisasi untuk keluarga kategori menegah ke atas untuk beralih ke bright gas 5,5 Kg.

“Seperti yang disampaikan Bapak Wawali, PT Pertamina telah menyiapakan program-program promo khusus untuk masyarakat mampu agar tertarik beralih bright gas 5,5 Kg atau 12 Kg, sehingga nanti bisa membantu pendistribusian gas elpiji 3 kg yang tepat sasaran dengan adanya penambahan kuota masalah-masalah kelangkaan ini,” tutup Donny. [Soprian]