PedomanBengkulu.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 telah memicu pertumbuhan investor domestik ritel di pasar modal Indonesia. Pertumbuhan investor lokal pun terus menjamur di berbagai pelosok Nusantara.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi mengatakan, 2020 menjadi tahun kebangkitan investor domestik ritel di pasar modal Indonesia. Kebangkitan ini ditandai dengan berbagai pencapaian signifikan pada peningkatan identitas tunggal investor (SID), baik saham maupun pasar modal.

“Pencapaian ini tentunya tidak luput dari peran penting Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang pro aktif dalam menyebarluaskan informasi pasar modal ke seluruh daerah di Indonesia,” kata Inarno dalam sesi webinar, Senin (14/12).

Pada kesempatan yang sama, turut diresmikan Galeri Investasi BEI ke-500 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Untuk itu kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dari Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia,” ujar Inarno.

Di kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen menambahkan, sampai dengan akhir November 2020, jumlah investor di pasar modal terus mengalami peningkatan.

Total SID per akhir November 2020 sudah mencapai 3,6 juta, atau naik sebesar 45 persen jika dibandingkan per 31 Desember 2019 yang hanya sebesar 2,48 juta.

Menurut Hoesen, persebaran mayoritas investor memang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Khususnya di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Yogyakarta.

“Namun demikian, pertumbuhan tertinggi jumlah investor dan perkembangan transaksi tertinggi di tahun 2020 ini mulai didominasi oleh investor dari luar Jawa. Seperti Sumatera Selatan, Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, hingga Maluku Utara dan Papua Barat,” tuturnya.

“Dari berbagai kondisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa upaya mendorong peningkatan investor ritel domestik menjadi penting, dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan kinerja pasar modal kita ke depan, khususnya dalam menghadapi masa-masa krisis,” tandas Hoesen. [Kucir.06/Rls]