Tembus 2003 Kasus Positif

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kasus Positif COVID-19 di Bumi Rafflesia kian membludak, tercatat, Jum’at (4/12/2020) telah terjadi penambahan kasus sebanyak 90 konfirmasi, 21 kasus dinyatakan sembuh dan untuk kasus terkonfirmasi positif yang meninggal sebanyak 3 orang, 2 dari Kota Bengkulu dan satu dari Kabupaten Rejang Lebong.

Penyebaran 90 kasus tersebut, diantaranya Kota Bengkulu 48 kasus, Kabupaten Rejang Lebong 6 kasus, Kabupaten Lebong 11 kasus, Kabupaten Bengkulu Utara 10 kasus, Kabupaten Bengkulu Tengah 3 kasus, Kepahiang 7 kasus dan Seluma 5 kasus.

“Dari hasil pemeriksaan 227 sampel yang keluar, sebanyak 90 sampel dinyatakan positif. Ini rekor penambahan tertinggi kasus positif baru,” ungkap Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dalam rilisnya. [Soprian]

Adapun nama-nama penambahan kasus diantaranya:

1. Kasus 1914, Perempuan, 30 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

2. Kasus 1915, Perempuan, 61 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

3. Kasus 1916, Laki-Laki, 26 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

4. Kasus 1917, Laki-Laki, 37 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

5. Kasus 1918, Perempuan, 27 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

6. Kasus 1919, Perempuan, 65 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

7. Kasus 1920, Laki-Laki, 36 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

8. Kasus 1921, Laki-Laki, 36 tahun, Bengkulu Utara, Tenaga Kesehatan, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, pilek, lemah, nyeri otot, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

9. Kasus 1922, Perempuan, 37 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

10. Kasus 1923, Laki-Laki, 35 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

11. Kasus 1924, Perempuan, 39 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

12. Kasus 1925, Perempuan, 34 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

13. Kasus 1926, Laki-Laki, 40 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

14. Kasus 1927, Laki-Laki, 45 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

15. Kasus 1928, Perempuan, 28 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

16. Kasus 1929, Perempuan, 42 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

17. Kasus 1930, Laki-Laki, 48 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

18. Kasus 1931, Laki-Laki, 46 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

19. Kasus 1932, Laki-Laki, 50 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

20. Kasus 1933, Laki-Laki, 47 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

21. Kasus 1934, Perempuan, 39 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

22. Kasus 1935, Perempuan, 42 tahun, Kota Bengkulu, Tenaga Kesehatan, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

23. Kasus 1936, Laki-Laki, 57 tahun, Bengkulu Tengah, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, batuk, saat ini di rawat di RSUD M Yunus Bengkulu.

24. Kasus 1937, Laki-Laki, 64 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sesak nafas, demam, saat ini di rawat di RSUD M Yunus Bengkulu.

25. Kasus 1938, Laki-Laki, 37 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sesak nafas berat, Pasien Meninggal Dunia tanggal 3 Desember 2020 di RSUD M Yunus Bengkulu.

26. Kasus 1939, Perempuan, 32 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang indera penciuman, indera perasa, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

27. Kasus 1940, Perempuan, 26 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang indera penciuman, indera perasa, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

28. Kasus 1941, Laki-Laki, 72 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : Sesak nafas, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

29. Kasus 1942, Perempuan, 19 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang indera penciuman, indera perasa, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

30. Kasus 1943, Laki-Laki, 27 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang indera penciuman, indera perasa, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

31. Kasus 1944, Perempuan, 35 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang indera penciuman, indera perasa, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

32. Kasus 1945, Laki-Laki, 50 tahun, Bengkulu Utara, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

33. Kasus 1946, Perempuan, 26 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

34. Kasus 1947, Perempuan, 10 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

35. Kasus 1948, Laki-Laki, 42 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemas, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

36. Kasus 1949, Laki-Laki, 54 tahun, Bengkulu Utara, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

37. Kasus 1950, Perempuan, 43 tahun, Bengkulu Utara, Tenaga Kesehatan, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

38. Kasus 1951, Perempuan, 30 tahun, Bengkulu Tengah, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

39. Kasus 1952, Perempuan, 68 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, saat ini di rawat di RSUD M Yunus.

40. Kasus 1953, Perempuan, 34 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, batuk, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

41. Kasus 1954, Perempuan, 42 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sakit tenggorokan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

42. Kasus 1955, Perempuan, 56 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, batuk, pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

43. Kasus 1956, Laki-Laki, 31 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sakit tenggorokan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

44. Kasus 1957, Laki-Laki, 36 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sakit tenggorokan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

45. Kasus 1958, Laki-Laki, 26 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

46. Kasus 1959, Laki-Laki, 49 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

47. Kasus 1960, Laki-Laki, 40 tahun, Bengkulu Utara, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

48. Kasus 1961, Laki-Laki, 23 tahun, Seluma, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

49. Kasus 1962, Perempuan, 24 tahun, Seluma, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : pilek, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

50. Kasus 1963, Perempuan, 30 tahun, Seluma, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sakit tenggorokan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

51. Kasus 1964, Laki-Laki, 23 tahun, Seluma, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : sakit tenggorokan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

52. Kasus 1965, Laki-Laki, 30 tahun, Seluma, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

53. Kasus 1966, Laki-Laki, 56 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lesu, diare, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

54. Kasus 1967, Perempuan, 53 tahun, Bengkulu Tengah, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : hilang penciuman, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

55. Kasus 1968, Perempuan, 24 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

56. Kasus 1969, Laki-Laki, 29 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

57. Kasus 1970, Laki-Laki, 22 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

58. Kasus 1971, Laki-Laki, 24 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

59. Kasus 1972, Laki-Laki, 31 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

60. Kasus 1973, Laki-Laki, 23 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

61. Kasus 1974, Laki-Laki, 21 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

62. Kasus 1975, Laki-Laki, 44 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

63. Kasus 1976, Laki-Laki, 36 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

64. Kasus 1977, Laki-Laki, 34 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

65. Kasus 1978, Laki-Laki, 35 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

66. Kasus 1979, Laki-Laki, 35 tahun, Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

67. Kasus 1980, Laki-Laki, 22 tahun, Bengkulu Utara, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

68. Kasus 1981, Laki-Laki, 30 tahun, Bengkulu Utara, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

69. Kasus 1982 Perempuan, 45 tahun, Bengkulu Utara, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

70. Kasus 1983, Laki-Laki, 49 tahun, Bengkulu Utara, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

71. Kasus 1984, Perempuan, 56 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

72. Kasus 1985, Perempuan, 56 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

73. Kasus 1986, Perempuan, 51 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

74. Kasus 1987, Perempuan, 46 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

75. Kasus 1988, Laki-Laki, 52 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

76. Kasus 1989, Perempuan, 36 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

77. Kasus 1990, Laki-Laki, 13 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

78. Kasus 1991, Perempuan, 21 tahun, Kota Bengkulu, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

79. Kasus 1992, Laki-Laki, 53 tahun, Kepahiang, riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

80. Kasus 1993, Laki-Laki, 53 tahun, Kepahiang, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, lesu, sakit kepala, mual, memiliki Komorbid penyakit DM, Penyakit Ginjal, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

81. Kasus 1994, Laki-Laki, 64 tahun, Bengkulu Utara, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, sesak, saat ini di rawat di RSUD M Yunus Bengkulu.

82. Kasus 1995, Laki-Laki, 53 tahun, Kota Bengkulu, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : demam, sesak, saat ini di rawat di RSUD M Yunus Bengkulu.

83. Kasus 1996, Perempuan, 38 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, tidak ada keluhan, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

84. Kasus 1997, Perempuan, 35 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

85. Kasus 1998, Perempuan, 40 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

86. Kasus 1999, Laki-Laki, 57 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

87. Kasus 2000, Perempuan, 48 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, pneumonia, anosmia, Pasien Meninggal Dunia di RSUD Curp Tanggal 3 Desember 2020.

88. Kasus 2001, Laki-Laki, 65 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

89. Kasus 2002, Laki-Laki, 34 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : batuk, anosmia, saat ini di lakukan isolasi mandiri.

90. Kasus 2003, Perempuan, 30 tahun, Rejang Lebong, belum ditemukan riwayat kontak erat kasus konfirmasi COVID-19, keluhan : lemah, saat ini di lakukan isolasi mandiri.