PedomanBengkulu.com, Seluma – Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2020, telah berlangsung pada 9 Desember 2020 kemarin. Penerapan protokol kesehatan telah dilakukan petugas pemungutan suara, agar pada saat Pilkada berlangsung tidak ada penularan Covid-19 yang terjadi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mencatat, tidak ada penambahan pasien baru yang disebabkan oleh pelaksanaan pemungutan suara. Begitu juga terbentuknya klaster penularan baru yang disebabkan oleh kegiatan Pilkada.

“Sampai hari ini kami belum menerima adanya penambahan pasien baru yang disebabkan kegiatan pemungutan suara, dan memang dari awal sudah diantisipasi dari Provinsi Bengkulu mengenai adanya kenaikan jumlah pasien. Tetapi khusus di Kabupaten Seluma tidak ada,” jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Seluma Ahmad Tavip (14/12/2020).

Sementara itu jumlah pasien aktif Kabupaten Seluma yang disebabkan non Pilkada saat ini kembali bertambah. Pasien positif bertambah sebanyak empat orang, kemudian tiga orang pasien sebelumnya telah dinyatakan sembuh.

“Penambahan ada di kecamatan Talo, SAM, Ilir Talo, dan Seluma, sedangkan yang sembuh saat ini tiga orang, sehingga total pasien keseluruhan aktif saat ini jumlahnya 19 orang,” jelasnya. [IT2006]