Kapolsek Lebong Tengah IPTU Kuat Santosa SH saat memimpin evakuasi mayat Sandiharjo (83) Selasa (22/12/2020) lalu

PedomanBengkulu.com, Lebong – Teka-teki penyebab kematian Sandiharjo (83), yang ditemukan sudah meninggal dibawah batang bambu pada Selasa (22/12/2020) lalu, akhirnya terjawab sudah. Berdasarkan hasil visum pihak RSUD Lebong, korban diduga sudah meninggal lebih dari lima hari setelah ditemukan. Kemudian disekujur tubuh almarhum juga tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Dengan demikian, Sandiharjo yang dilaporkan hilang dan meninggalkan rumah anaknya sudah sebelas hari tersebut, diduga meninggal karena sakit.

“Hasil visum sudah keluar dari RSUD Lebong, hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Bahkan dari keterangan pihak medis, korban saat ditemukan sudah meninggal lebih dari lima hari,” ungkap Kapolsek Lebong Tengah IPTU Kuat Santosa Selasa (29/12/2020) siang.

Dilanjutkan Kapolsek Kuat, selain keterangan dari tim medis, pihaknya juga sudah memanggil saksi-saksi dan mendengarkan keterangan dari pihak keluarga. Dari keterangan keluarga korban diketahui selama ini mengidap penyakit cukup parah dan mengalami kepikunan.

“Karena tidak adanya unsur kekerasan, kuat dugaan korban meninggal karena sakit,” pungkasnya.

Untuk diketahui, masyarakat Kabupaten Lebong Selasa (22/12/2020) lalu, dihebohkan dengan adanya temuan mayat yang sudah membusuk di semak-semak yang masuk wilayah perkebunan Desa Tanjung Bungai I Kecamatan Lebong Tengah. Informasi penemuan mayat tersebut begitu cepat menyebar. Mendapatkan informasi tersebut, jajaran Polsek Lebong Tengah, langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ditemukannya mayat tersebut pertama kali oleh tiga orang warga yang sedang mencari rebung. Sekitar Pukul 10.00 WIB salah satu dari mereka memberitahukan kepada masyarakat yang ada di kebun sekitar dan informasi tersebut langsung menyebarkan di tengah masyarakat.

Temuan mayat berdasarkan ciri-cirinya, diketahui bernama Sandiharjo (83) warga Desa Jajaran Baru II kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas, yang selama ini ikut anaknya di Desa Semelako III Kecamatan Lebong Tengah. Pria yang diketahui mengalami kepikunan tersebut meninggalkan rumah dan tidak pulang sejak Jum’at (11/12/2020) dan dilaporkan pada Sabtu (12/12/2020) oleh pihak keluarga ke Mapolsek Lebong Tengah.[Supriyadi]