PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Setelah melakukan berbagai persiapan demi menuntaskan tahapan Pilkada dalam PKPU, KPU Provinsi Bengkulu akhirnya menggelar Pleno terbuka. Sesuai rencana, pleno hasil rekapitulasi Pilkada tahun 2020 berlangsung di Hotel Mercure Bengkulu, pada Kamis (17/12/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Meskipun, dalam perjalanan menjelang pleno itu KPU Bengkulu mesti bergelut dengan berbagai permasalaha. Namun, pleno terbuka terselenggara sesuai harapan penyelenggara.

Bahkan, rapat pleno terbuka KPU Bengkulu yang dihadiri seuruh komisioner KPU di tingkat kabupaten/kota, menjadi yang pertama di Indonesia.

Komisioner KPU Provinsi, Darlinsyah mengatakan untuk pelaksaan pleno terbuka tingkat provinsi, Bengkulu merupakan provinsi pertama yang menggelar rapat rekapitulasi di Indonesia. Sementara, KPU Provinsi Jambi dan Sulawesi Utara (Sulut) baru akan menggelar pleno, pada Jumat (18/12/2020).

“Provinsi lain, rata-rata besok baru melaksanakan pleno. Insya allah, bisa kita selesaikan,” kata Darlinsyah kepada awak media, pada Kamis (17/12/2020) siang.

Ia melanjutkan, terdapat dua hal yang sangat disyukuri KPU Bengkulu, sebagai penyelenggara Pilkada serentak. Pertama, mengenai hak pilih masyarakat Bumi Rafflesia yang terlindungi.

“Dalam arti, tidak ada halangan ketika seluruh pemilih di Provinsi Bengkulu, mendapati hak pilihnya,” tutur Darlin.

Kemudian, dalam proses pemilihan yang berlangsung ditengah ancaman pandemi covid-19, tidak ada pemilih yang melanggar protokol kesehatan. Bahkan, pihak Bawaslu Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi hal tersebut.

“Protokol kesehatan tetap kita junjung tinggi. Alhamdulillah, untuk pelaksaan dilapangan bersinergi,” tutup Darlinsyah. [Alfi]