PedomanBengkulu.com, Kaur – Atas terjadinya kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.389.36 milik keluarga almarhum H Sirajudin Fadel yang terletak di Desa Suka Menanti Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, pihak Polres Kaur Polda Bengkulu akan menurunkan tim identifikasi guna memastikan penyebab serta informasi lainnya atas kebakaran SPBU tersebut.

Kapolres Kaur AKBP Dwi Setyono Sik MH turun langsung melihat lokasi kebakaran didampingi oleh beberapa anggotanya.

“Kami hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran serta kerugian yang dialami untuk itu kami segera akan menurunkan tim identifikasi,” Kapolres Kaur Dwi Agung mengatakan.

Informasi sementara yang dihimpun oleh pedomanBengkulu.com diantaranya api berawal dari percikan api dari salah satu kendaraan yang sedang mengisi BBM yang langsung menyambar kendaraan lain yang terus membesar.

“Tadi tu ada bapak-bapak menghidupkan motornya dan ada percikan api, nah mungkin dari situlah pak asal apinya,” Jai, seorang warga yang ditemui di tempat kejadian.

Akibat kebakaran itu ada 5 buah kendaraan motor roda 2 ikut terbakar.

Sebelumnya terlansir, SPBU PT Air Numan Jaya di Desa Sukamenanti Kecamatan Maje, tepatnya didepan Polsek Maje kebakaran. Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (31/12/2020).

Berdasarkan data yang terhimpun, kebakaran terjadi ketika masyarakat mengantre untuk melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Maje.

Namun secara tiba-tiba di salah satu sepeda motor yang ikut mengante SPBU tersebut mengeluarkan api. Hanya saja, sampai kini belum bisa dipastikan motor tersebut milik siapa.

Akibat kejadian ini, satu pom SPBU Premium terbakar. Bahkan, empat motor yang antre bensin pun ikut terbakar.

Api ini berhasil dijinakkan oleh masyarakat yang antre BBM dengan menyiramkan air. Pihak BPBD Kaur juga menerjunkan petugas untuk membantu mengevakuasi dan memadamkan api.

“Ya tadi memang ada SPBU di Maje Kebakaran, saat ini petugas sudah kesana untuk membantu mengevakuasi dan memadamkan api,” kata Kepala BPBD Kaur, Kamis (31/12/2020).

Sedangkan untuk kerugian kebaran itu, saat ini belum bisa dikonfirmasi, berapa jumlah dan kerusakannya. [Sirat]