PedomanBengkulu.com, Seluma – Jabatan Sekretaris DPRD Kabupaten Seluma akan segera diisi pejabat baru, sebagai pelaksana tugas (Plt) pasca penahanan terhadap Eddy Soepriady dalam kasus dugaan korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan kendaraaan dinas Pimpinan DPRD Seluma. Bupati Seluma, Bundra Jaya menyatakan jabatan Sekwan tidak bisa dibiarkan kosong, karena banyak kegiatan yang akan dilaksanakan Sekretariat.

“Hari ini saya akan pangil Pj. Sekda, Kabag Hukum, Asisten, untuk melaksanakan rapat mengenai ini, agar jabatan ini bisa di Plt-kan, hari ini akan kami bahas siapa yang akan menggantikannya,” jelas Bundra saat dikonfirmasi (21/1/2021).

Bundra Jaya mengatakan, saat ini Eddy sudah didampingi kuasa hukumnya sendiri. Ia mengaku menyerahkan proses hukum ini ke pihak Kejaksaan dan Pengadilan yang akan memproses kelanjutan perkara.

“Sudah ada kuasa hukumnya yang mendampingi sejak awal,” jelas Bundra.

Adapun pantauan di Sekretariat DPRD Seluma pada kamis pagi tampak sepi. Hanya terdapat sejumlah staf kebersihan di dekat ruangan Sekwan, sedangkan pimpinan DPRD sedang melaksanakan kegiatan Dinas luar (DL).

Seperti diketahui sebelumnya, Eddy Soepriadi telah mengundurkan diri sejak awal penetapan tersangka dari jabatannya sebagai Sekwan. Tak hanya itu Ketua DPRD Nofi Eriyan Andesca juga meminta pergantian jabatan Sekwan agar bisa fokus menyelesaikan permasalahan hukumnya.

“Kami sudah dapat informasi itu Sekwan ditetapkan menjadi tersangka. Kami sudah mengusulkan kepada Bupati pak Sekwan ini (diganti) dan dapat menjalani proses hukum dengan baik, ini juga sudah kami ajukan juga sejak jauh hari” jelas Nofi (24/8/2020) lalu. [IT2006]