PedomanBengkulu.com, Kepahiang – Dua orang oknum wartawan di Kabupaten Kepahiang JN dan RB terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahian lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap Kepala Desa (Kades) Talang Pito Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang, Jumat (22/1/2021).

Kasi Intel Kejari Kepahiang, Arya Marsepa SH sat dikonfirmasi mengatakan, dua oknum wartawan tersebut diduga membawa nama penegak hukum untuk melakukan tindakan negatif. Dari penangkapan tim Kejari mengamankan barang bukti uang Rp 5 juta.

“Jadi yang diminta itu Rp 30 juta karena belum ada kesanggupan (Kades) pada hari ini, kemudian bersedia menerima Rp 5 juta dan uang tersebut, uang tersebut sudah diterima,” kata Arya Marsepa.

Saat ini, kata Arya Maresepa, kedua oknum wartawan yang diduga memeras kades tersebut masih menjalani pemeriksaan di Kejari Kepahiang. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dugaan pemerasan tersebut tidak ada kaitannya dengan dana desa melainkan lebih ke ranah Pidana Umum.

Karena dua oknumtersebut melakuka dugaan pemerasan karena diduga mengancam kades apabila tidak memberikan sejumlah uang yang diminta maka akan menyebarkan data pribadi kades tersebut. Sehingga dalam perkara ini lebih ke pidana umum dan kejari rencananya akan menyerahkan perkara tersebut ke Polres Kepahiang

“Saat ini masih kita dalami dan kita berkoordinasi dengan Polres Kepahiang,” jelas Arya Marsepa. [Anto]