PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kepedulian Pemerintah dapat dirasakan secara nyata dalam memberikan kesejahteraan dalam bentuk perlindungan kesehatan kepada masyarakatnya. Dibuktikan melalui penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Terlebih lagi bagi peserta dari sektor Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Novi Yanti (40) merupakan salah seorang Peserta JKN-KIS yang sudah merasakan kebaikan program ini. Novi tergabung dalam sektor PBI yang iurannya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sejak tahun 2015.

“Alhamdulillah sudah terdaftar sejak tahun 2015. Jadi sudah lebih dari 5 tahun ini saya dan keluarga tidak perlu pusing untuk mencari biaya berobat kalau sedang sakit. Alhamdulillahnya lagi tidak perlu membayar iuran setiap bulan,” kata Novi.

Novi yang sehari-hari menjalankan tugasnya sebagai Ibu Rumah Tangga merasakan betapa Pemerintah masih peduli pada dirinya.

“Kegiatan saya sehari-hari ya di rumah saja menjadi Ibu Rumah Tangga. Hanya suami saya yang bekerja untuk menghidupi saya dan anak kami,” ucapnya.

Novi mengaku, suaminya berprofesi sebagai supir angkutan umum di Kota Curup dengan penghasilan tidak bisa diprediksi, kadang banyak tapi kadang juga tidak.

“Tidak ada nominal pasti yang dibawa suami saya pulang setiap hari. Itu sebabnya kalau masih harus menyisakan uang untuk membayar iuran setiap bulan akan sulit. Alhamdulillah kami sekeluarga terdaftar sebagai penerima bantuan dari Pemerintah. rasanya lega sekali,” ungkap Novi.

Dirinya juga mengutarakan harapannya untuk keberlangsungan Program JKN-KIS bisa berjalan terus dengan baik.

“Banyaknya isu tentang BPJS Kesehatan defisit terkadang membuat saya khawatir. Bagaimana kalau sampai program ini ditutup, kami pasti merasakan kesulitan. Syukurnya sekarang kalau dilihat dari berita katanya sudah membaik. Semoga program ini bisa terus bertahan di kemudian hari. Karena banyak sekali masyarakat Indonesia yang menggantungkan nasib perawatan kesehatannya melalui program ini. Saya berharap peserta yang sudah terdaftar bisa tetap setia saling bergotong royong memberikan bantuan kepada peserta yang membutuhkan seperti kami ini,” tutupnya.[Rls]