Tersangka UG saat berada dalam pengamanan Polsek Ketahun Polres Bengkulu Utara. Dari tangan tersangka polisi ikut mengamankan 2 bungkus paket narkotika jenis sabu.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Berbekal informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Kepolisian Sektor (Polsek) Ketahun Polres Bengkulu Utara berhasil mengamankan satu orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang kesehariannya sebagai supir pengangkut batu bara.

Data yang berhasil dihimpun, UG (34) merupakan warga Desa Karang Tinggi Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Utara. Dirinya diamankan pada pada (4/2/2021) lalu di Dusun Air Dabu Desa Pasar Ketahun Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara sekita Pukul 16.00 WIB. Pelaku diamankan pada saat melakukan perjalanan menuju Kota Bengkulu untuk mengantar batu bara.

Kapolsek Ketahun, Iptu Indro Witayuda Prawaira S.T.K.,S.I.K, pada Jumat (5/2/2021) menjelaskan penangkapan pelaku berasal dari informasi dari masyatakat. Kanit Reskim beserta anggota Polsek Ketahun langsung melakukan penyelidikan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku pada saat sedang mengemudi mobil jenis dump truk, dan ditemukan 2 bungkus paket narkotika jenis sabu.

“Pada saat melintas di wilayah Ketahun, pelaku kami amankan kemudian kami lakukan penggeledahan, dan ditemukan 2 dua paket sabu yang diselipkan di bagian dalam spidometer,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, pelaku mengaku membeli narkotika jenis sabu untuk dikonsumsi sendiri dan tidak untuk diperjualbelikan. Untuk barang bukti sudah diamankan di Polsek Ketahun.

“Kasus ini masih akan dilakukan pengembangan untuk mendapatkan informasi yang lebih dalam,” pungkasnya.

Dari keterangan pelaku, dirinya sudah lama mengkonsumsi barang haram tersebut. Pelaku mengaku hanya mengkonsumsi barang haram tersebut dan tidak diperjual belikan ataupun dibagikan dengan rekan-rekannya. Barang haram tersebut didapatkannya dari Kota Bengkulu dengan sistem peta.

“Saya memakai dari bujang, barang saya dari Bengkulu dengan sistem peta. Saya pakai sendiri,” kata pelaku kepada media pedomanbengkulu.com.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang tercantum dalam pasal 113 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. [Sugeng]