PedomanBengkulu.com Bengkulu Tengah – Sebanyak 226 Personil Polres Bengkulu Tengah (Benteng) dijadwalkan untuk mengikuti vaksinasi tahap pertama bagi pelayanan publik. Hal tersebut untuk memutus penyebaran mata rantai dan mengantisipasi penyebaran virus corona di kabupaten Benteng.

Seperti kegiatan vaksinasi bagi pejabat publik dan tim kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) sebelumnya, tahapan vaksinasi personil polri Polres Benteng juga diawali dengan melakukan pengecek kesehatan dimana pada sebelumnya anggota yang divaksinasi telah didaftarkan melalui online.

Gusti Miniarti selaku kepala Dinkes Kabupaten Benteng saat ditemui dilokasi menjelaskan,  tidak semua anggota kepolisian bisa disuntik vaksin. Ada beberapa yang tak bisa diberi vaksin Covid-19 produksi sinovac. Yaitu, pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil dan menyusui, penderita penyakit jantung, autoimun, ginjal, reumatik autoimum, hipertiroid, kanker, ISPA, diabetes miletus, HIV, saluran pencernaan kronis dan penderita penyakit paru.

“Sebelum disuntik, Personil akan discreening terlebih dahulu oleh petugas. Dalam kondisi tertentu, Personil tak bisa divaksin,” Jelas Gusti, Kamis (4/3/2021).

Sementara dari informasi yang didapatkan, Kapolres Benteng AKBP Ary Baroto melalui Kabag Ops Kompol Januri Sutirto menjelaskan, vaksinasi untuk personil Polri Polres Benteng sudah diberitahu dan diumumkan dari jauh-jauh hari agar Personil dapat dilakukan vaksinasi.

“Sebanyak 226 personil sudah didata dan 25 orang tidak dapat dilakukan vaksinasi, dikarenakan beberapa hal. Ada yang suda terpapar covid dan penyakit lain,” ungkapnya.

Kabag Ops Polres Benteng juga menjelaskan untuk hari pertama sendri sebanyak 150 orang personil baru dapat dilakukan vaksinasi dan akan dilanjutkan Jumat besok (05/08/2021).

“Tersisa 51 personil lagi dan akan dilanjutkan besok untuk vaksinasinya,” tutupnya. [Hendri Suwi]