Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – Dua pemuda Dona (30) dan Ade (22) warga Desa Gunung Selan Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara diamankan Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara lantaran melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kedua pelaku merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 10 bulan lalu yang berhasil diamankan setelah kedapatan mencuri dua buah handphone di salah satu warung soto di Bengkulu Utara. Tak hanya hanya sekali ini saja, keduanya telah melakukan dua aksi pencurian sepeda motor.

Disampaikan Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto, dalam aksinya kedua yang berstatus sebagai tersangka tersebut membekali dirinya dengan senjata pistol airsoftgun yang digunakan saat aksi mereka ketahuan oleh korbannya.

“Iya, kita amankan dengan barang bukti serta airsoftgun. Mereka mengaku airsoftgun digunakan untuk menakuti korban,” kata Kapolres Bengkulu Utara, Senin (22/3/2021).

Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Begitulah kira-kira yang dialami kedua tersangka ini. Aksinya akhirnya terhenti setelah polisi mengamankan keduanya di kediamannya di Desa Gunung Selan Kecamatan Arga Makmur. Kini keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di tahanan Polres Bengkulu Utara.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman 7 Tahun penjara,” pungkasnya. [Sugeng]