PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Ayen Candri (25) warga Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan, harus berurusan dengan pihak kepolisian, setelah di laporkan oleh branch manager PT. Catur Sentosa Adiprana (CSA) atas dugaan tindak pidana penggelapan.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jery Antonius Nainggolan mengatakan, dalam modus operandinya Aten Candri yang merupakan sales man PT. CSA yang bertugas mengambil uang tagihan faktur dari toko-toko di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Namun setelah menagih, uang yang ditagih tersebut tidak disetorkan ke pihak perusahaan, selama 4 bulan, dengan dalih belum menerima setoran.

“Akibat perbuatannya PT CSA mengalami kerugian sebasar 53 juta rupiah. Tersangka kami amankan di Kabupaten Musirawas tepatnya di Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo pada (13/3/202),” jelas Kasat Reskrim, Kamis (18/3/2021)

Lanjut Kasat Reskrim, pelaku mengaku uang hasil penggelapan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 374 sub 372 KUH Pidana dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. [Sugeng]