PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Periode 2021-2024, Drs Syamsul Effendi – Hendra Wahyudiansyah telah menyampaikan Visi Misi dihadapan Rapat Paripurna DPRD Rejang Lebong. Visi Misi yang akan dijalankan dalam 3 tahun tersebut yakni Rejang Lebong Bercahaya bagi Semua. Visi Misi ini akan dilaksanakan melalu program yang juga telah disusun pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 di Bengkulu.

Disampaikan Syamsul, untuk progam kerja 100 hari akan menjalankan Visi Misi Rejang Lebong Bercahaya untuk Semua dan akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

“Visi misi yang kita sampaikan hari ini (1/3/2021) kita akan laksanakan dalam target 100 hari kerja, namun disesuaikan dengan anggaran. Kita juga akan melakukan perbaikan jalan-jalan yang rusak di tengah kota Curup ini termasuk jalan yang ada di depan Kandepag yang tiap tahun begitu gitulah,” kata Syamsul, Senin (1/3/2021).

Syamsul juga pada saat menyampaikan pidato politik pertamanya dihadapan Anggota DPRD Rejang Lebong telah menyusun progam kerja yang akan dilakukan untuk mewujudkan Visi Misi Rejang Lebong Bercahaya Untuk Semua.

Progam kerja ini merupakan penjabaran dari 9 Misi yakni membangun karakter masyarakat Rejang Lebong yang berdaya saing dan inovatif. Memantapkan, pemahaman, pengamalan dan pelestarian nilai nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Meningkatkan aksebilitas dan kualitas pendidikan. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan dan rujukan masyarakat. Melestarikan nilai nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah.

Mengembangkan reformasi birokrasi melalui tata kelola pemerintahan yang prima. Mewujudkan pembangunan kawasan berbasis potensi lokal dan ekonomi kreatif untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi rakyat yang berkelanjutan.

Baca: Syamsul-Hendra Usung Visi Misi Bercahaya untuk Semua Tiga Tahun Kedepan 

“Progaram Kerja untuk membangun karakter masyarakat Rejang Lebong yang berdaya saing dan inovatif akan kita lakukan pendampingan dan pembinaan pada Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Remaja Masjid, Karang Taruna dan Organisasi Pemuda sebagai ujung tombak dalam menumbuhkan karakter masyarakat yang kompetitif dan inovatif. Mengadakan kegiatan pembinaan mental (Bintal) dan pelatihan bagi satu
pemuda satu desa sebagai kader pembangunan karakter,” Kata Syamsul.

Untuk Misi memantapkan, pemahaman, pengamalan dan pelestarian nilai nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat akan dilaksanakan melalui progam memberdayakan dan meningkatkan kapasitas GAD (Gum Agema Desa) sebagai ujung tombak pemantapan Pemahaman, Pengamalan dan Pelestarian milai-nilai keagamaan.

“Kita juga melaksanakan Progam Umroh geratis bagi masyarakat berperstasi dan marbot mushola dan Masjid Teladan. serta melaksanakan Program pemberian Insentif bagi tokoh agama teladan,” sampai Syamsul.

Untuk Misi meningkatkan aksebilitas dan kualitas pendidikan, dilaksanakan melalui program kerja Pemberian seragam gratis untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi untuk kuliah di Univarsitas ternama di Indonesia dengan kewajiban mengabdi dan mengimplementasikan bidang ilmu yang diikuti bagi kemajuan Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita juga mendorong Pemerintah Desa memberikan beasiswa bagi pemuda desa berprestasi untuk kuliah di Universitas Pat Petulai (UPP). Memperkuat Universitas Pat Petulei (UPP) dari segi kelembagaan, kualitas dan fasilitas pendidikan guna mewujudkan cita-cita Rejang Lebong sebagai Kota Pendidikan,” kata Syamsul.

Program kerja untuk Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan dan rujukan masyarakat, Syamsul juga telah merencanakan progam berupa pemerataan layanan kesehatan dengan menempatkan satu tenaga perawat dan bidan di setiap desa serta kelurahan. Optimalisasi pemberdayaan masyarakat melalui gerakan kader 211. Pengembangan layanan kesehatan unggulan di RSUD Curup. Membentuk Puskesmas rawat inap di seluruh kecamatan. Optimalisasi Jamkesda bagi masyarakat Rejang Lebong yang belum memiliki layanan jaminan kesehatan.

“Kita juga akan melakukan penambahan Dokter Spesialis sesuai dengan kebutuhan layanan rujukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup dengan memberikan beasiswa
kepada Dokter Umum,” lanjut Syamsul.

Untuk Misi Melestarikan Nilai-nilai Budaya dan Kearifan Lokal sebagai Identitas Daerah, Syamsul membuat program kerja dengan memperkuat kelembagaan Badan Musyawarah Adat (BMA) Menjaga dan melakukan peremajaan situs cagar budaya daerah hingga dapat menjadi keunggulan kompetitif Kabupaten Rejang Lebong. Menjaga eksistensi budaya dan adai istiadat daerah dengan melaksanakan event daerah dan nasional yang dapat memperkenalkan Budaya dan Adat Istiadat Kabupaten Rejang Lebong ke masyarakat

Program kerja untuk Mengembangkan Reformasi Birokrasi melalui Tata Kelola Pemerintahan yang bersih, efektif dan Transparan yang berorientasi pada Inovasi dan Pelayanan Prima maka kita akan melaksanakan program Membangun Kabupaten Rejang Lebong sebagai “Smart City” guna meningkatkan ensiensi pelayanan masyarakat yang Cepat, Murah dan Transparan.

Membentuk PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) di setiap Kecamatan guna memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Pengembangan dan penyempurnaan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIMDA) guna transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Keuangan Daerah. Membentuk sistem aspirasi masyarakat berbasis e-Lapor sebagai wujud hadirnya Pemerintah Daerah dalam menjawab dan menyelesaikan aspirasi
masyarakat,” kata Syamsul.

Program Kerja dalam melaksanakan misi Mewujudkan Pembangunan Kawasan Berbasis Potensi Lokal (Pertanian dan Pariwisata) dan Ekonomi Kreatif untuk mempercepat pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Masyarakat yang berkelanjutan dilakukan dengan
Membangun Industri Hilir bagi produk produk pertanian unggulan Reiang Lebong.

Membangun kerja sama dengan Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Swasta, Luar Negeri guna memperluas jangkauan pasar produk produk pertanian Kabupaten Rejang Lebong. Mengadakan berbagal event pariwisata berskala Lokal/Regional/Nasional/ lnternasional untuk memperkenalkan potensi pariwisata sekaligus mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara ke Kabupaten Rejang Lebong.

Memaksimalkan potensi wisata daerah seperti daerah perbukitan, dataran tinggi, kawasan perkebunan, wisata air sebagai spot wisata yang instagramable guna meningkatkan ketertarikan wisatawan untuk berwisata ke Kabupaten Renang Lebong. Melakukan pembinaan dan memberikan support kepada pelaku usaha di Bidang Pariwisata untuk meningkatkan nilai Jual jasa dan produk produk yang dihasilkan.

“Program Kerja dalam melaksanakan misi 8 memperluas ketersediaan lapangan kerja guna mengentaskan kemiskinan melalui program program solutif yakni dengan menciptakan lapangan kerja melalui usaha integral dengan menjadikan BUMDes sebagai agen produksi, BUMD terkait sebagai distributor dan PIC di Jakarta sebagai Etalase Pemasaran.¬† Membentuk sistem kemudahan berinvestasi bagi para investor. Program 100 Juta Rupiah satu desa dan kelurahan yang difokuskan pada program pemberdayaan masyarakat.
Serta Program Karja dalam melaksanakan misi Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur yang Integral dan Kolaboratif dilakukan dengan Membangun jalan produksi untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. Membangun koneksitas antara lokasi wisata dan sarpras kepariwisataan,” pungkas Syamsul. [Julkifli Sembiring]