PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Bermula dari informasi masyarakat pada Kamis (25/2) pukul 19.00 WIB bahwa ada salah satu masyarakat nekat mengkonsumsi narkotika jenis sabu di pondok kebun desa Srikuncoro kecamatan Pondok Kelapa. Mendapat informsi tersebut, Tim Satres Narkoba Polres Bengkulu Tengah (Benteng) melakukan pengintayan dan dilakukan penagkapan di dalam pondok kebun.

Dalam jumpa Pers Polres Benteng Rabu (10/03/2021) Kompol Abdu Arbain selaku Waka Polres dan didampingi tim Satres Narkoba, kepada awak media menjelaskan, penangkapan pelaku atas inisial ZA (41) warga desa Pasar Pedati kecamatan Pondok Kelapa. Menanggapi laporan dari masyarakat, Satres Narkoba Polres kabupaten Benteng melakukan pengintaian tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penangkapan di dalam pondok kebun dengan mengamankan pelaku dan mendapatkan barang bukti perangkat alat isap sabu, paket kecil sabu yang dibalut plastik bening dan dibungkus dengan timah rokok.

“Mulanya dari laporan warga pada pukul 19.00 WIB, tanggal 25 bulan Februari lalu. Tim merespon hal itu dan melakuan tindakan penangkapan pelaku yang sedang mengkonsumsi narkotika golongan I atau sabu,” ungkap Abdu.

Dari kasus tersebut Waka Polres Kompol Abdu Arbain juga menjelaskan saat ini untuk kasus narkoba sendiri sudah masuk ke sektor desa-desa. Dimana dalam kurun waktu dekat ini ada beberapa kasus narkoba yang berhasil diungkap Polres Benteng di beberapa desa.

“Ini parut kita waspadai, karena dalam beberapa waktu ini ada beberapa kasus narkotika yang berhasil kita ungkapkan di beberapa desa,” tambah Abdu.

Kepada awak media Abdu juga menjelaskan untuk alasan pelaku mengkonsumsi sabu sendiri, pelaku telah mengalami kecanduan zat adiktif jenis sabu sejak 1 tahun yang lalu. Dan untuk kasus ini sendiri pelaku akan dikenakan pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun penjara.

“Sementara Satres Narkoba Polres Benteng untuk kasus ini sendiri masih melakukan pengembangan,” tutup Abdu. [Hendri Paijo]